← Kembali ke Blog
HYBEBig Hit MusicTXT

Konser TXT Mendapatkan Kritik Keras dari Penggemar, Memperkeruh Keadaan di Tengah Boikot HYBE

Iden Bardan Bayunugraha · March 29, 2024
Konser TXT Mendapatkan Kritik Keras dari Penggemar, Memperkeruh Keadaan di Tengah Boikot HYBE

Harga tiket tur TXT naik secara drastis akibat Dynamic Pricing menjadi alasan baru penggemar untuk melangsungkan boikot HYBE


KPOPCHART.NET – Dalam rangkaian perilisan mini album “Minisode 3: TOMORROW”, TXT juga dalam masa persiapan untuk tur dunia ACT: PROMISE.

Tur dunia tersebut akan dilaksanakan mulai 3 Mei.

ACT: PROMISE akan dimulai dari Seoul lalu terbang ke Benua Amerika.

Baca Juga: Sopan Masuk Kuping, Preview Comeback TXT Minisode 3: Tomorrow Reaksi Knetz: Aku akan Mendengarkannya 5 Kali…

Akan ada 11 kota yang dikunjungi TXT di Amerika.

Mulai dari Los Angeles hingga Washington, D.C.

Para penggemar secara antusias menyambut tur yang telah ditunggu-tunggu ini.

Baca Juga: Ternyata Lagu TXT Terbaru yang Berjudul Deja Vu Memiliki Makna Sedalam ini, Berikut Bocorannya

Keresahan datang di antara penggemar karena ternyata tiket dijual menggunakan model Dynamic Pricing.

Ticketmaster yang kali ini menjadi platform penjualan tiket tur dunia TXT memang sudah terkenal sering menggunakan Dynamic Pricing.

Penggunaan model seperti ini akan secara otomatis menaikkan harga tiket selaras dengan kenaikan jumlah pembeli.

Dalam riwayat penggunaan Dynamic Pricing, sudah banyak calon pembeli yang melayangkan protes dikarenakan kenaikan harga tiket yang tidak masuk akal.

Tidak sedikit MOA, sebutan penggemar TXT, yang melayangkan protes di media sosial X (sebelumnya Twitter).

Jelas saja, harga tiket naik secara drastis bahkan sempat menyentuh harga $1000 atau Rp15.877.000, dengan kurs Rupiah saat ini.

Baca Juga: Comeback TXT Terancam Diboikot Imbas Gandeng Produser Asal Israel di Tengah Genosida Palestina

Sementara harga naik, pembeli tidak mendapatkan keuntungan tambahan apa-apa ketika membeli.

Tentu saja ini menjadi kerugian yang besar untuk pembeli, pemandangan dan pengalaman yang didapat tidak sepadan dengan harga yang dibayar.

HYBE ikut terkena imbas kritik keras atas penggunaan Dynamic Pricing.

HYBE dianggap begitu rakus dalam menguras kantong penggemarnya.

Walaupun banyak kritikan yang disampaikan, tidak sedikit penggemar yang masih membeli tiket secara berat hati.

Ada pula penggemar yang menganggap ini menjadi pertanda untuk mengencangkan seruan boikot terhadap HYBE.

Baca Juga: Desakan Divestasi Scooter Braun Dari HYBE Semakin Meluas, 80 Ribu Orang Lebih Sudah Tandatangani Petisi: Dia Menciptakan Masalah

HYBE akhir-akhir ini sedang dihadang dengan boikot oleh beberapa kalangan penggemar karena kerjasama bisnis yang baru saja mereka lakukan.

Penggemar meminta HYBE untuk memutuskan hubunganya yang berkaitan dengan zionisme.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan