← Kembali ke Blog
RMBTS

RM Bicara Jujur Mengenai Hampir Bubarnya BTS: Saya Takut Orang akan Menganggap Saya Penurut

Andini KCN · March 24, 2024
RM Bicara Jujur Mengenai Hampir Bubarnya BTS: Saya Takut Orang akan Menganggap Saya Penurut

RM mengungkapkan kesulitan dan ketakutannya mengenai hampir bubarnya BTS dalam wawancara sebuah majalah.


KPOPCHART.NET - RM mengungkapkan perasaanya mengenai hampir bubarnya grup mereka BTS.

Mereka pernah memikirkan tentang pembubaran grup pada tahun 2018.

Pada MAMA 2018, salah satu anggota dari BTS yakni Jin mengungkapkan jika grup mereka sempat berada di ujung tanduk.

Baca Juga: Gegara ARMY, RM Ungkap BTS Diperlakukan Berbeda oleh Billboard Music Awards: Aku Sangat Takut…

Dalam pidato kemenangannya ia mengungkapkan kesulitannya dan mengakui jika grup mereka sempat akan bubar.

"Kami mengalami kesulitan mental selama awal tahun ini. Saat berbicara satu sama lain, kami bahkan berpikir untuk bubar. Namun kami mengumpulkan kembali hati kami, dan saya senang kami mampu menghasilkan hasil yang luar biasa," kata Jin.

Bahkan dalam dokumenter film mereka yakni Break The Silence: The Movie, Suga juga mengungkapkan jika mereka merasa ttertekan dengan perhatian yang mereka terima.

Meskipun demikian mereka mampu melewati hal tersebut dengan beristirat sejenak.

"Kami ditekan, seolah-olah, yang kami lakukan hanyalah rajin melakukan pekerjaan, namun kemudian kami mendengar bahwa kami berkontribusi untuk bangsa, sehingga kami begitu tertekan. Istirahat sangat menyegarkan kami dan ketika istirahat selama sebulan, itu membuat ingin tampil lagi," kata Suga.

Melalui wawancara dengan sebuah majalah GQ Korea, RM mengungkapkan ketakutan dan kesulitanya.

Beberapa selebriti memilih untuk tidak mengungkapkan ketakutan yang mereka alami.

Namun, RM lebih memilih untuk terbuka kepada penggemarnya tentang perjuangan yang dia alami.

"Banyak selebritis, bintang, dan artis lebih suka dilihat sebagai sosok yang penuh teka-teki. Mungkin karena banyak bekas lukanya, atau karena tidak mau terbuka. Namun secara pribadi, menurutku ada baiknya untuk berbagi dengan penggemar kami tentang hal baik dan buruk, pro dan kontra, dan bayang-bayang yang menyelimuti kami," kata pemimpin dari BTS tersebut.

Ia kemudian mengungkapkan mengenai sudut pandang orang luar mengenai mereka.

Baca Juga: RM dan V BTS Dapatkan Lebih Banyak Tangkapan dalam Foto Grup dari Pusat Pelatihan Nonsan

"Kesuksesan BTS mungkin terlihat tumbuh secara eksponensial, tapi itu tidak benar. Mungkin tidak perlu untuk mengungkapkan bahwa kami telah mempertimbangkan untuk bubar, tapi pengakuan terkadang bisa membuat orang lebih kuat," jelasnya.

Menurutnya, BTS tidak terjadi pada saat ini, melainkan setelah para anggota berhasil melewati krisis dan memproses emosi mereka. 

Hal ini membantu mereka untuk melihat masalah yang ada pada internal grup mereka sebelum membagikannya kepada penggemar.

Baca Juga: OP Ini Ungkap Kepribadian RM BTS di Kamp Pelatihan Militer: Dia Bertingkah Seperti Hyung Tetangga…

"Namun, kita tidak langsung mengungkapkan isi hati kita. Hanya setelah momen tersebut berlalu dan kita telah memproses serta mengidentifikasi perasaan kita, melihat ke belakang dan berbagi versi yang lebih masuk akal tentang apa yang telah kita lalui. Dengan melakukan hal ini, orang-orang menyadari bahwa kita juga manusia, yang menjembatani jarak di antara kita. Saya benar-benar yakin kita perlu membuka diri sampai batas tertentu," ungkap RM.

RM mempercayai jika kejujuran sangatlah penting namun juga sangat rentan dimana ia juga dapat dicap sebagai penurut.

"Tapi sejujurnya, itu membuatku takut. Saya takut orang-orang akan menganggap saya penurut atau pengakuan ini dianggap sebagai kelemahan dan memicu reaksi balik," katanya.

Namun, RM tetap membagikan hal itu secara profesional yakni melalui musik BTS.

"Rasanya lega setelah menyerahkan sebuah kartu, saya tidak dapat menahan diri untuk tidak membalik kartu lainnya. Di satu sisi, menurutku jujur ​​adalah hal yang benar, daripada menyembunyikan hal negatif dan selalu mengatakan, 'Kami baik-baik saja.' Namun cara kita mengakui ketakutan kita haruslah matang dan etis secara profesional," jelasnya.

Ia kemudian menambahkan, "Di antara buku, dokumenter, wawancara, dan musik, musik akan menjadi media terbaik bagi kita, bukan? Dan melakukannya sedemikian rupa sehingga pendengar dapat memperoleh sesuatu untuk diri mereka sendiri, seperti yang saya dapatkan, dan kemudian dapat menerapkannya dalam kehidupan mereka sendiri. Saya sering memikirkan cara terbaik untuk membagikan hal-hal seperti itu."

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan