Netizen Tiongkok Kritik Tren Penggemar Kpop yang Mengedit Foto Idol Seperti Poster Film Kim Go Eun dan Lee Do Hyun: Mereka Bahkan Tidak...

Netizen Tiongkok berikan komentar kritik kepada penggemar yang ikut tren mengedit poster "Exhuma" dengan wajah idol
KPOPCHART.NET - Seiring dengan populernya film okultisme Korea "Exhuma", banyak penggemar Korea yang mengambil inspirasi dari poster dari film tersebut.
Kemudian mereka melakukan pengeditan dengan melakukan photoshop karakter Cina pada wajah idola favoritnya hingga menjadi tren di kalangan penggemar Kpop.
Namun, netizen Tiongkok tidak setuju akan tren itu dan mengkritik penggemar Kpop karena kurangnya pengetahuan tentang budaya.
Secara khusus, mereka menunjukkan bahwa menggambar kata-kata dan karakter di wajah memiliki arti negatif.
Dimana tulisan tersebut mirip dengan kebiasaan Tiongkok kuno di mana kata-kata ditato atau digambar di wajah penjahat.
Dalam banyak kasus, penggemar Kpop hanya mengambil kata-kata berbahasa Mandarin secara acak dan menempelkannya di wajah idola mereka.
Hal itu kemungkinan terjadi karena mereka tidak mengerti bahasa Mandarin, sehingga membuat gambar yang di edit terlihat konyol dan tidak berarti.
Akan tetapi itu membuat netizen Tiongkok memberikan kritik untuk para penggemar supaya belajar budaya Tiongkok.
Sehingga dengan begitu para penggemar bisa lebih teliti lagi dalam memilih kata-kata.
Berikut ini beberapa komentar netizen Tiongkok akan tren tersebut.
"Mereka mencuri ide tersebut tanpa mengetahui apa artinya"
"Mereka bahkan tidak memahami latar belakang sejarah dari kebiasaan tersebut tetapi tetap melakukannya sebuah tren. Kalian perlu belajar lebih banyak tentang budaya Tiongkok"
"Aku telah tertawa melihat gambar-gambar yang telah diedit selama dua menit berturut-turut"
"Mereka benar-benar tidak tahu apa-apa tentang budaya Tiongkok. Sangat memalukan"
"Hanya penjahat yang memiliki kata-kata yang tergambar di wajah mereka"
"Aku ingin tahu apakah mereka memahami arti dari karakter China ini sebelum mengeditnya ke wajah idola mereka?"
"Mengapa kalian tidak menggunakan karakter Korea?" dan masih banyak yang lainnya.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.