Penjualan dan Laba Rugi Agensi BIG 4 Kuartal ke-4 Tahun 2023 Diprediksi Ada yang Merosot Anjlok dan Meroket Naik, Siapa Itu?

Industri hiburan memberikan prediksi tentang penjualan dan laba rugi perusahaan BIG 4, 2 agensi ini disebut akan ada yang anjlok dan naik!
KPOPCHART.NET - Dilansir dari Kbizoom, masing masing agensi Big 4 (HYBE, YG, SM, JYP) akan mengumumkan hasil keuangan kuartal ke-4 tahun 2023.
Pada hari Selasa (6/2), menurut industri hiburan, di antara Big 4, diumumkan bahwa SM akan menjadi yang pertama mengumumkan hasil keuangannya pada tanggal 7 Februari.
Sementara, HYBE dikabarkan akan mengungkapkan hasil keuangannya pada tanggal 26 Februari.
Baca Juga: Nggak Sampai Rp100 Juta, Ini Harga Pakaian Kim Ji Won di Teaser Queen Of Tears sebagai Konglomerat
Para ahli memprediksi bahwa SM akan mencatat penjualan sebesar 2,276 miliar Won dan laba operasional sebesar 178 miliar Won.
Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 12% dan 21% dibandingkan tahun sebelumnya.
Terutama pada bagian laba operasional yang jauh dibawah laba operasional kuartal sebelumnya yang ekpektasi pasar sebesar 336 miliar Won.
Baca Juga: Song Kang Kejutkan Mendadak Bekerja di Sebuah Kafe, Netizen: Menyala Abangkuh...
Pendapatan SM yang menurun disebabkan oleh dampak faktor negatif dari Tiongkok.
Khususnya, pada penjualan album aespa, fandom besar grup ini berasal dari Tiongkok, namun pembelian album massal menurun di bawah ekspektasi.
Bukan hanya penjualan album yang menurun, dikabarkan bahwa konser grup di agensi ini juga mengalami penurunan.
NCT 127 dan aespa mencatat penjualan lebih dari 1 juta untuk album mereka di Q4.
Total penjualan album baru pada kuartal tersebut hanya mencapai 5,57 juta, dengan mengadakan hanya 20 kali konser.
Angka-angka ini menunjukkan penurunan masing-masing sebesar 38% dan 57% dibandingkan triwulan sebelumnya.
Perusahaan induk SM, Kakao, juga dibuat pusing akibat lambatnya pertumbuhan agensi ini.
Meskipun Kakao berhasil mengakuisisi SM di tengah persaingan ketat dengan HYBE, namun harga saham SM belum menunjukkam tanda-tanda pemulihan akibat kinerja kauangan yang buruk.
Sementara itu, HYBE diprediksi dapat membuktikan posisinya sebagai perusahaan hiburan terkemuka di Korea.
HYBE diperkirakan mengalami peningkatan penjualan dan laba operasional sebesar 20% dan 72% pada Q4.
Masing-masing dari penjualan dan laba operasional akan mencapai 6,4 miliar Won dan 875 miliar Won.
Mengingat kontributor utama HYBE adala BTS, yang saat ini sedang menjalankan wajib militer, namun hal ini dinilai cukup mengesankan.
Strategi HYBE untuk merekrut anggota secara berurutan untuk meminimalkan dampak selama jeda meliter BTS telah efektif.
Efek diversifikasi dari grup-grup papan atas seperti NewJeans, SEVENTEEN, dan TXT juga memainkan peran penting.
Baca Juga: Usai Irene, Kini Giselle aespa Juga Tirukan Han So Hee Gigit Tutup Spidol, Netizen: Haduh Makin…
Untuk JYP, penjualan dan laba operasional Q4 diproyeksikan meningkat masing-masing.
Peningkatan masing-masing sebesar 32,20% dan 80,16% menjadi 1,523 miliar Won dan 463 miliar Won, berkat kesuksesan ITZY dan Stray Kids.
Lalu, YG diperkirakan mengalami penurunan penjualan dan laba operasional sebesar 19,04% dan 46,50% pada Q4, masing-masing mencapai 1,012 miliar Won dan 84 miliar Won.
Kegagalan dalam perpanjangam kontrak dengan anggota BLACKPINK dan tidak adanya aktivitas artis besar selain BLACKPINK memberikan dampak yang signifikan terhadap perusahaan.

















Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.