Sebagian Daycare di Korea Berpotensi akan Tutup pada Tahun 2028, Pakar : Hal ini Disebabkan Karena...

Angka kelahiran di Korea Selatan menurun, hal ini berimbas pada berpotensinya penutupan daycare pada tahun 2028
KPOPCHART.NET - Menurut laporan dari The Korea Times (30/1) berdasarkan Korea Institute of Child Care and Education terjadi penurunan yang signifikan terhadap jumlah siswa di taman kanak-kanak dan daycare.
Penurunan terjadi dari tahun 2018 hingga 2022 sebesar 21,1% dari 39.171 menjadi 30.923.
Hal ini disebabkan karena menurunnya jumlah kelahiran atau angka kelahiran yang rendah.
Berkurangnya anak kecil berusia new born hingga usia lima tahun di negara Korea diperkirakan akan semakin memburuk.
Perkiraan statistik menyebutkan bahwa penurunan ini terus berlanjut hingga tahun 2023.
Jumlah anak di bawah satu tahun akan turun hingga 200.000 pada tahun 2026.
Hal ini berimbas pada pendaftaran di daycare itu sendiri. Menurunnya pendaftar dari tahun 2018 hingga 2022 tidak lain karena faktor kelahiran yang rendah.
Dari tahun 2018 hingga 2022 jumlahnya turun dari 1,41 juta menjadi 1,09 juta.
Pendaftaran taman kanak-kanak turun 18,2%, dari 675.998 menjadi 552.812 pada periode yang sama.
Menurut laporan, kedepannya diperkiranan akan terjadi penurunan yang tajam.
Jumlah daycare atau pusat penitipan anak-anak berpotensi tutup pada tahun 2028 sebanyak 31,8% dari total.
Hal tersebut pun akan berdampak pada kota-kota besar seperti Busan, Seoul, Daegu, dan Incheon dengan perkiraan penurunan antara 34% hingga 39.4 %.
Jika ini terus berlanjut, maka krisis daycare bisa jadi terjadi. Akan semakin sulit menemukan daycare dengan fasilitas yang memadai.
Sehingga dibutuhkan peran aktif semua pihak. Guna tercapainya fasilitas yang memadai untuk tempat penitipan anak ini.
Dalam laporannya, disarankan agar pihak terkait dapat mendukung layanan daycare, terutama di daerah dengan populasi yang menurun.











Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.