Media dan Netizen Korea Pertanyakan Apakah Minum Starbucks Dosa Usai Kasus Jeon Somi Hingga Jake ENHYPEN: Padahal Indonesia…

Media Korea pertanyakan apakah minum Starbucks seperti melakukan dosa besar hingga tuai beragam komentar netizen
KPOPCHART.NET - Media dan netizen Korea baru-baru ini telah menyoroti kasus konsumsi produk pro Israel yang menyeret nama Jeon Somi, ENHYPEN, dan idol lainnya.
Sebelumnya beberapa waktu lalu, penggemar Kpop internasional sempat mengalami keributan karena Jeon Somi dan Jake ENHYPEN yang kedapatan mengkonsumsi minuman Starbucks.
Dalam kasus Jeon Somi, idol dari THE BLACK LABEL ini telah dikritik habis-habisan usai mengunggah konten TikTok yang memperlihatkan dirinya minum dari gelas Starbucks.
Namun setelah dihujani banyak protes dan kritikan, Jeon Somi pada akhirnya memutuskan untuk menghapus unggahannya tersebut.
Anggota ENHYPEN, Jake, juga sempat terlihat mengkonsumsi Starbucks saat melakukan siaran langsung menyapa penggemarnya.
Tak berselang lama, Jake ENHYPEN kemudian langsung menyadari kesalahannya dan menulis permintaan maaf.
Jake bahkan juga meyakinkan penggemar bahwa hal yang dia lakukan tersebut tidak akan terjadi lagi di masa depan.
Bukan hanya Jeon Somi dan Jake ENHYPEN, masalah Starbucks ini juga turut menyeret idol lain mulai dari Jisoo BLACKPINK, Hoshi SEVENTEEN, Seulgi Red Velvet, hingga Winter aespa.
Seperti yang diketahui bahwa saat ini masyarakat internasional tengah mengupayakan aksi boikot untuk produk yang diketahui mendukung Israel dalam genosida terhadap masyarakat Palestina termasuk juga Starbucks.
Sehingga aksi idol yang mengkonsumsi Starbucks ataupun produk Israel lainnya akhirnya menuai kekecewaan dari penggemar.
Berbeda dari netizen internasional, media dan netizen Korea malah mengaku tak mengerti dengan keributan yang terjadi ini.
Salah satu media Korea bahkan membuat sebuah berita yang mempertanyakan apakah minum Starbucks adalah sebuah dosa yang besar.
Dalam pengetahuan masyarakat Korea sediri, Starbucks di negara mereka tidak ikut campur memberikan dukungan kepada Israel karena pemiliknya membeli 100 persen sahamnya.
Sehingga para idol yang mengkonsumsinya tak dapat dikatakan turut memberikan dukungan kepada Israel.
Meskipun begitu, netizen internasional juga terus mengupayakan untuk memberikan pengetahuan kepada para idol tentang isu Israel-Palestina ini.
Di saat netizen internasional melayangkan protes massal, netizen Korea juga turut memberikan dukungan kepada para idol.
Melihat artikel tersebut yang membahas tentang minum Starbucks terasa seperti dosa, netizen Korea pun kemudian memberikan berbagai tanggapan mereka.
Salah satu netizen bahkan juga menyebutkan nama Indonesia dalam komentarnya.
“Padahal Indonesia nggak bisa boikot Starbucks di negara sendiri, gitu mereka malah sibuk meneriaki orang Korea”
“BLACKPINK juga kolaborasi sama Starbucks tuh, emang agak nggak masuk akal mereka ini”
“Aku benci banget deh sama netizen internasional ini, mereka sama sekali nggak ngerti budaya Korea. Mereka nyoba buat memahami semuanya sesuai selera mereka sendiri terus malah memutarbalikkannya”
“Nggak masalah kok karena kan emang kepemilikan Starbucks Korea udah dialihkan dari kantor pusatnya di Amerika dan udah nggak ada hubungannya.
Tapi kalau menurutku sih emang lebih baik nggak usah posting yang kelihatan logo Starbucks ke sosial media yang bisa dilihat orang asing.
Ini emang isu sensitif. Tapi kalo menyangkut masalah moral kayak gini, dua pihak ini kayaknya juga agak setengah hati karena nyoba buat mendidik orang Asia yang nggak beradab dan nggak punya akal sehat hahaha”
Bagaimana kalau menurut kalian?

















Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.