Pionir? Korea Selatan Uji Coba Kereta Bawah Tanah Tanpa Tempat Duduk

Mulai hari ini Seoul Metro melakukan uji coba kereta tanpa tempat duduk. Simak informasinya selengkapnya...
KPOPCHART.NET- Mulai Rabu, 10 Januari 2024 Seoul Metro menerapkan kereta bawah tanah tanpa tempat duduk.
Rencana kereta tanpa tempat duduk sudah diberitahukan sejak November tahun lalu. Opsi tersebut dilakukan guna meningkatkan kapasitas penumpang.
Awalnya kereta tanpa tempat duduk akan di berlakukan pada dua jalur tersibuk yaitu 4 dan 7. Sebagai uji coba, dilakukan pada jalur 4 saja.
Pada kuartal ke-3 tahun lalu kemacetan terpadat sampai 193,4 % di jalur 4. Maka dari itu, diputuskanlah gerbong ketiga pada jalur 4 "seatless".
Mengutip dari The Korea Herald pihak Seoul Metro menyampaikan, jika projek ini efektif mengurangi kepadatan penumpang, maka akan dipertimbangkan diterapkan pada waktu keberangkatan lain.
Sebelumnya, penerapan seatless dilakukan hanya pada jam sibuk yaitu pagi dan sore hari.
Gerbong kereta seatless telah ditambahkan sandaran, penyangga dan pegangan untuk menghindari jatuhnya penumpang.
Kebijakan ini baru pertama kalinya diterapkan oleh Seoul Metro. Mereka berharap dengan mengeluarkan tempat duduk, penumpang dapat lebih nyaman dan tersedia space hingga 12,6 meter persegi.
Baca Juga: G-Dragon Bersinar dengan Rambutnya yang Seperti Tersambar Petir di Las Vegas!
Penerapan kebijakan seperti menambah jam operasional juga dilakukan oleh Seoul Metro, karena hal tersebut jalur 7 kepadatannya menjadi terkendali.
Bersumber dari Website resmi Seoul Metro, merupakan salah satu yang mengelola jalur kereta terpanjang di dunia.
Meliputi jalur 1 hingga 8 dan 3 stasiun di jalur 9. Total stasiun mencapai 288 unit dengan lintasan 311,7 kilometer.
Penerapan kereta seatless bukan yang pertama di dunia. Boston pada 2008, serta Bangkok di 2017 juga melakukan uji coba.
Dilansir dari Khaosod English yang berbasis di Bangkok, Thailand. Pada bagian tengah gerbong, 14 kursi di ganti menjadi 32 tali dengan harapan dapat menambah kapasitas hingga 10%.
Dari 900 penumpang bertambah menjadi 990 penumpang.
Awal mula diterapkannya penumpang beraksi negatif, tetapi ada pula yang setuju.
Penumpang yang setuju berfikir kebijakan ini dapat menambah lebih banyak ruangan, serta disisi lainnya masih terdapat bangku.
Direktur pelaksana Bangkok Ekspressway dan Bangkok Metro saat itu, menjelaskan pula model kereta seatless biasa diterapkan di Jepang dan Singapura.
Beliau juga menyampaikan gerbong yang di ujicobakan diberi stiker penanda sebagai informasi bagi penumpang prioritas seperti wanita hamil, anak-anak, serta lansia.
Seseorang (James Paek) menuliskan diplatform medium menanggapi keputusan Seoul Metro untuk mencopot bangku kereta.
Ia berharap kebijakan dipikirkan secara menyeluruh, salah satunya dengan penerapan hibrid.
Sebagai gambaran, kurang lebih seperti yang diterapkan Bangkok Metro.
Dibagian tengah gerbong kursinya dicopot, tetapi masih ada kursi disisi lain.
James Paek juga menekankan pentingnya respon penumpang dan mengutamakan kenyamanan serta keamanan mereka dalam menggunakan transportasi umum.











Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.