Gegara Nama dan Foto BTS, HYBE Layangkan Surat Peringatan ke Operator The Camp! Knetz: Korupsi...

Agensi BTS yakni HYBE telah mengirimkan surat peringatan terhadap operator aplikasi The Camp. Begini komentar netizen Korea
KPOPCHART.NET - Seluruh member BTS, boy group besutan HYBE resmi menjalankan wajib militer sejak 12 Desember 2023 lalu.
Kabar terbaru mengenai salah satu boy group HYBE, yakni BTS selama menjalani wajib militer tentu menjadi salah satu yang paling dinantikan penggemarnya.
Kabar terbaru dari media Korea pada Senin (08/01) melaporkan bahwa HYBE melayangkan surat peringatan terhadap operator aplikasi The Camp, yakni In Able Daon Soft.
Surat dilayangkan HYBE sebab The camp menggunakan potret dan nama member BTS yang bertugas di militer tanpa izin.
Dalam hal ini, HYBE berencana untuk mempertimbangkan tindakan hukum karena hal tersebut sudah termasuk pelanggaran hak publisitas.
Di mana melalui media Korea disebutkan bahwa hak publisitas mengacu pada hak untuk mendapatkan keuntungan ekonomi, seperti penggunaan nama, foto, dan lain sebagainya.
Disebutkan pula bahwa dalam kasus platform komunikasi militer Korea Selatan, The Camp, nama dan foto member BTS digunakan secara ilegal ke seluruh layanan tanpa izin artis atau Big Hit Musik milik HYBE.
Awal masalah ini terdeteksi karena adanya penggunaan foto sekaligus pernyataan BTS di layanan The Camp, sebuah platform untuk informasi terkait kehidupan militer artis dan layanan komunitas penggemar.
The Camp dikabarkan membuka sekaligus mengoperasikan komunitas individu member BTS dengan menyematkan kata "official".
Tak hanya itu, The Camp Mall sebagai saluran perdagangan The Camp juga menjual boneka militer dan tag nama prajurit yang terpasang pada boneka sebagai paket dengan menggunakan nama asli member BTS.
Baca Juga: BTS Bukan Cinta Pertama ARMY? Banyak Penggemar Min Yoongi CS Ngaku Ngebucin Yonghwa CNBLUE
Boneka dijual dengan harga yang terbilang tinggi, di mana masing-masing senilai 56.000 KRW.
Hal ini sebenarnya melanggar hak agensi untuk mengoperasikan komunitas penggemar resmi.
Dan usai menerima protes dari HYBE, operator The Camp menghentikan penjualan paket label boneka beserta nama artis.
Akan tetapi, diketahui masih ada beberapa hal terkait BTS yang beroperasi di The Camp tanpa menggunakan kata "official".
Pihak The Camp protes, mengatakan bahwa hal tersebut adalah komunitas yang dibuat secara sukarela oleh penggemar, bukan operator.
Sejak tahun lalu, The Camp telah menargetkan "Weverse of the military idol".
Kemudian The camp Mall ditambahkan untuk setiap peserta latihan, mencatat penjualan senilai 3,7 KRW di tahun 2022.
Kini, HYBE sedang mempertimbangkan tindakan hukum kapada The Camp, dengan memberi pernyataan.
Bahwa penggunaan IP gratis dari artis yang bergabung ke militer mengguncang fondasi industri hiburan yang telah menghabiskan banyak modal untuk menemukan dan memelihara artis.
Di sisi lain, HYBE juga mengatakan bahwa hal ini sebenarnya merupakan trik untuk terus menikmati efek promosi BTS yang bersandar pada fandom dan menyatakan kesediaannya untuk melanjutkan perjalanan gratis.
Sementara pihak The Camp tidak memberikan posisi resmi mengenai kontroversi ini.
Netizen yang mengetahui ini, memberi beragam reaksi.
"Bukankah CEO perusahaan rintisan itu adalah pensiunan eksekutif militer atau semacamnya? Apa yang Anda lakukan sangat mirip dengan korupsi pembayaran militer."
"Menjual boneka seharga 56.000 won?"
"The Camp secara terbuka mempromosikan bahwa mereka akan menghasilkan uang melalui BTS, tapi saya bertanya-tanya apa hak mereka untuk melakukan itu."
"Sepertinya itu akan menjadi masalah."
"Ketika saya melihat mereka menjual boneka dan label nama, saya pikir mereka melewati batas."
















Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.