Underrated: Milky Day Penyanyi Keturunan Korea Selatan, Karyanya Didengar 19 Juta Orang, Penikmat LoFi Merapat!

Rekomendasi lagu LoFi di Spotify salah satunya milik Milky Day. Siapa Milky Day penyanyi keturunan Korea Selatan itu.
KPOPCHART.NET- Siapa yang notice penyanyi keturunan Korea Selatan bernama Milky Day?
Nama Milky Day sendiri masih asing di telinga penikmat musik K-POP.
Ternyata, karyanya telah diputar jutaan pendengar di Spotify. Mari cari tau lebih lanjut.
Penyanyi Korea Selatan-New Zealand ini baru saja mengeluarkan single terbarunya “Heartaches” Rabu, 13 Desember 2023.
Video musiknya dapat dilihat di kanal YouTube @MilkyDayYt.
Milky Day berada di bawah naungan Unbound Entertainment bersama SHAUN dan Jimmy Brown.
Karya milik Milky Day sebenarnya tidak asing bagi penikmat musik LoFi, Korean R&B, maupun EDM.
Pengguna Spotify tidak jarang mendengarkan musik secara acak, ataupun memilih salah satu playlist dari ketiga jenis musik diatas.
Lagunya yang dirilis 2 tahun lalu “You’ll Be Alright” telah diputar 19 juta pendengar.
Penikmat bulanannya mencapai 628.867 orang.
Ciri khas suara lembut dipadukan dengan musik LoFi yang dipilih, nyaman didengar dan sesuai untuk bersantai hingga menemami tidur.
Lagu lainnya dengan jumlah pendengar yang tinggi seperti “Fool” dirilis tahun 2019, “Take It Slow” dirilis setahun setelahnya, “Youuu” yang berduet dengan Gareth.T, serta “Let Me”.
Lagu yang dihasilkan penyanyi keturunan Korea Selatan ini tidak hanya menimbulkan kesan cozy, Ia mengambil pendekatan lirik yang bermakna dan relate bagi pendengarnya.
Perasaan cinta, putus cinta, hingga pengalaman hidup.
Dilansir dari BroadwayWorld, “Saya tau setiap orang sibuk dengan pikirannya, berjuang dengan hidup dan memiliki penderitaan, maka terwujudlah musik (EP) Saya,” ungkapnya.
Ia memulai belajar musik di masa sekolah menengah dan semakin mendalami pengetahuannya menginjak perguruan tinggi.
Sebelumnya, Ia sempat bekerja dibidang non-musik selama beberapa tahun. Saat-saat itu perkembangan kreatifnya dibidang musik sempat terhenti.
“Saya mulai mengerti, pekerjaan sebelumnya kurang sesuai dan Saya tidak ingin menyesal untuk mencapai impian dibidang musik,” ungkap Milky Day.
Ia pun memutuskan pindah ke Sydney untuk mulai menggeluti musik, serta masuk manajemen.
Saat ditanya harapan kedepannya Ia menuturkan ingin membuat musik yang dapat memahami banyak orang.
Ia sering membaca pesan ataupun komentar tentang musiknya yang dapat membantu orang lain melawati masa-masa sulit.
Dan rasanya menyenangkan jika musiknya dapat menginspirasi dan mendukung banyak orang.











Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.