Sudah Tutup Usia, Potret Lee Sun Kyun Diikuti Seorang Wartawan Ini Tuai Pilu Netizen: Sayangnya di Korea...

Potret mendiang Lee Sun Kyun tengah diikuti seorang wartawan ini tetiba jadi bahasan, netizen bilang gini soal nilai kemanusiaan di Korea.
KPOPCHART.NET - Potret mendiang Lee Sun Kyun tengah diuber seorang wartawan di Korea Selatan curi perhatian dan jadi perbincangan di media sosial.
Aktor Lee Sun Kyun ditemukan meninggal dunia di taman Waryeong, yang terletak di pusat Seoul, Korea Selatan.
Di dalam mobilnya, Lee Sun Kyun ditemukan tak sadarkan diri dan sempat berada dalam kondisi kritis di rumah sakit.
Diduga meninggal bunuh diri, ditemukan sebuah briket di mobil Lee Sun Kyun di hari kematian mendiang, Rabu (27/12).
Mendiang Lee Sun Kyun mengakhiri hidupnya di tengah kasus narkoba yang tengah ia hadapi.
Dimulai pada Oktober 2023, mendiang Lee Sun Kyun sempat mengaku telah menggunakan narkoba karena dijebak oleh seorang manajer tempat hiburan bernama A.
Dalam pernyataannya, mendiang Lee Sun Kyun juga menuntut A atas pemerasan sebesar 300 Juta Won atau lebih dari 1 Miliar Rupiah dan ancaman.
Kemudian, mendiang Lee Sun Kyun didakwa atas undang-undang penggunaan narkoba dan telah dilakukan serangkaian tes.
Tesnya tak kunjung positif, kepolisian belum bisa membuktikan dakwaannya terhadap Lee Sun Kyun sampai saat ini.
Sudah tiga kali dilakukan tes, potret Lee Sun Kyun keluar masuk pengadilan dan kepolisian di tengah wartawan Korea Selatan ramai dibincangkan.
Misalnya pada potret mendiang Lee Sun Kyun yang muncul kembali dan jadi bahasan baru-baru ini.
Dalam potret yang beredar, mendiang Lee Sun Kyun terlihat berjalan dengan menunduk dan seorang wartawan terus menodongnya dengan mikrofon dan sejumlah pertanyaan.
"Aku berharap setiap reporter yang memburu Lee Sun Kyun merasa bersalah seumur hidup," tulis pengunggah postingan @3vilbasterd di Twitter.
"Kamu pikir? Mereka adalah orang munafik yang berpikir, 'dia pantas mendapatkannya'."
"Semoga sih nggak kaya gitu. Tapi menurutku secara naluriah mereka pasti merasa tuan Lee pantas mendapatkannya," tulisnya lagi timbulkan berbagai macam tanggapan berikut dari netizen inter:
"Sayangnya di Korea, kamu nggak akan punya perasaan seperti itu. Selalu 'ayo kerja' untuk mereka dan nggak pernah ada namanya kemanusiaan,"
"Aku harap mereka nggak akan pernah merasakan kedamaian seumur hidup mereka,"
"Para reporter dan pihak lain memikul tanggung jawab. Setiap orang harus mempertimbangkan di media sosial bahwa apa yang mereka katakan menambah jumlah yang sangat besar. Satu hal yang dikatakan orang bisa menjadi pukulan terakhir. Polisi tampaknya menambah kekejamannya dengan menanyainya selama 19 jam berturut-turut,"
"Aku ragu, mereka hanya akan berpaling dan memburu korban baru, lingkaran setan terus berlanjut,"
"Bapak yg kanan gak bisa tidur tenang lu,"
"Wajahnya terlihat (emoji sedih), membuatku merasa sedih. Istirahat dengan damai, Lee Sun Kyun,"
"Dia emg udah kelihatan tertekan banget pas diwawancara, beda sama GD yg msh bisa sinis2in wartawan," dan berbagai tanggapan lainnya.
Sedang hangat diperbincangkan, kematian Lee Sun Kyun ramai disebut merupakan hasil dari perbuatan kepolisian dan permainan media Korea Selatan.
Namun, tak sedikit juga publik di Korea Selatan menilai bahwa mendiang Lee Sun Kyun harus dilihat sebagai pelaku tindak kejahatan pemakai narkotika, bukan korban.
Beda cara pemerintahan Korea Selatan dan public figure sampaikan penilaiannya tentang mendiang Lee Sun Kyun yang sudah tutup usia pun kerap jadi perbincangan di situs forum komunitas, membuat nilai kemanusiaan di Korea Selatan dipertanyakan.

















Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.