Selain Idol Kpop, Deretan Author Webtoon Asal Korea Ini Dihujat Netizen Karena Diduga Pro-Israel, Ada Reborn Rich!

Bukan hanya idol Kpop, netizen juga mulai menyoroti perilaku beberapa author Webtoon (manhwa) yang diduga pro-Israel
KPOPCHART.NET - Belakangan ini netizen semakin sensitif dengan hal-hal yang berbau Israel karena keadaan Palestina jadi semakin memburuk, bahkan beberapa idol Kpop banyak dihujat.
Pasalnya beberapa idol Kpop seperti Jeon Somi, Jennie dan Jisoo BLACKPINK, diduga kuat menerima endorse dari salah satu brand yang masuk dalam list boikot karena menyumbangkan sebagian penghasilannya untuk Israel, Starbucks.
Doyoung NCT juga di-unfollow beberapa netizen karena menjadi bintang iklan dan wajah baru McD yang juga masuk list boikot.
Baca Juga: Doyoung NCT Pamerkan Kue Hadiah dari McD, Netizen Berikan Respon Negatif: Mending Unfoll Deh
Namun ternyata selain idol Kpop, perilaku author Webtoon juga mulai disoroti netizen karena beberapa hal yang membuat mereka diduga pro-Israel.
Yang pertama author Ryoung, author ini mempunyai beberapa manhwa yang dirilis di Webtoon di antaranya, Beauty in a Click, Obsessive Idol, Killstagram dan The Tiger God of Jangsan.
Seorang OP membagikan sebuah foto dimana author Ryoung mengunggah Instagram story yang memperlihatkan benda berlogo Starbucks dengan jelas.
Yang kedua adalah author JP yang membuat Reborn Rich. Seorang OP menunjukkan sebuah panel Reborn Rich yang menyebutkan Israel sebagai latar tempat karakter protagonis mencari seorang peneliti computer vision.
Namun beberapa netizen menjelaskan bahwa hal tersebut memang terinspirasi dari fakta.
Di dunia nyata memang ada seorang peneliti Israel yang memimpin sebuah perusahaan yang mengembangkan kamera, chip komputer dan software.
Yang ketiga adalah author Jeongjongtaek dari Webtoon Manajer Kim.
OP menunjukkan salah satu panel di Manajer Kim menunjukkan beberapa karakter disandera oleh orang yang memakai seragam mirip dengan seragam Hamas.
Di sisi lain ada yang membantah OP dengan berkomentar bahwa panel tersebut sudah dirilis dari 2022 lalu, author juga tak menyebutkan Hamas sebagai teroris.
Namun hal ini tetap saja membuat netizen dan penggemar manhwa kecewa. Berikut beberapa komentarnya dikutip dari Twitter @/WEBCOMICFESS dan @/convomfs.
"yeah gkda yg beda yh, kpopers, idolnya pro isriwil
bahkan yg gepeng pun, author nyh pro isriwil"
"ANJIR IH MASA SIH MANAJER KIM JUGA? DUH ANJIRRRRRR WT KESUKAAN GWWW"
"Kenapa ya author2 kr obses bngt sama budaya timur mending klo obses ke hal yg positif lah ini mereka2 sok tau bngt"
"Udah ga bisa komen lagi rasanya liat banyak author yg memanfaatkan issue seperti ini buat mendongkrak popularitas webtoonnya. Dari pakaian udah jelas banget kalo menyinggung salah satu pihak. Kalo ada yg gatau tolong search aja sendiri di X bnyk bgt sliweran, jadi ga usah denial"
"Apasih yg mau kamu harepin dari penulis Korea yg ga punya sensitif sama isi terkait humaniti. Coba brp kali penulis manhwa kejebak masalah agama? Skrg ini. Makannya kalo uda ketemu bacaan yg arahnya udah jelek gamau baca lagi. Mereka ini kadang terlalu jumawa, lupa klo pmbca internasional (juga ada)"
"Kebanyakan orang-orang Korea selain insensitive, mereka juga kurang wawasan, ya. Ternyata mereka masih berpikir kalau Israhell itu negara dan gak tau asal usul berdirinya 'negara palsu' itu gimana atau udah tau tapi E.G.P (emang gue pikirin) kali, ya."
"Kan bukan korsel yg kena, nder. Mana peduli yg begituan, yg penting cuannya"
Lalu bagaimana menurutmu?











Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.