Institut Pertanian Bogor (IPB) Jalin Kerjasama Dengan Universitas Korea Selatan, Bahas SDA Indonesia?

Institut Pertanian Bogor melakukan kerjasama dengan salah satu Universitas terkemuka di Korea Selatan, bahas pemanfaatan SDA tanah air?
KPOPCHART.NET - Seoul National University (SNU) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan kolaborasi dengan riset bersama dan remodeling advanced analysis center di IPB dengan peralatan terbaru.
Prof. Mawar Subangkit berharap training dan riset bersama yang mereka lakukan akan meambantu perkembangan vaksin untuk hewan ternak di Indonesia, satwa liar, dan hewan peliharaan.
Sementara, Professor Park Byeongcheol dari SNU mengatakan bahwa Indonesia yang memiliki sumber daya agrikultur dan biologis mumpuni adalah rekan penting bagi Korea Selatan.
Prof Park Byeongcheol juga berharap bahwa kedepannya selain riset bersama, ada juga pertukaran mahasiswa dan kerjasama tidak hanya antar akademisi juga dengan industri dari kedua negara.
Proyek ini adalah untuk peningkatan kapasitas pusat penelitian pertanian/Ilmu hayati IPB (2022-2028), yang diselenggarakan oleh Institut Sains dan Teknologi Bio Hijau Universitas Nasional Seoul dan didukung oleh Badan Kerja Sama Internasional Korea (KOICA).
Program pelatihan jangka menengah undangan dalam negeri diadakan dari tanggal 2 Agustus hingga 30 November.
Baca Juga: Baru 2 Tahun Debut, Publik Soroti Pencapaian IVE Sejauh Ini: Padahal Mereka...
Upacara wisuda diadakan di Institut Penelitian Sains dan Teknologi Bio Hijau Universitas Nasional Seoul pada tanggal 29 dengan pengumuman hasil pelatihan tiga orang Profesor dari IPB yang menyelesaikan program pelatihan.
Tiga Profesor Isntitut Pertanian Bogor yang berpartisipasi dalam program pelatihan jangka menengah belajar bagaimana menggunakan dan bereksperimen dengan peralatan yang berkaitan dengan kultur sel jaringan, mikroskop elektron, dan analisis organik dan anorganik, dan mengunjungi Pusat Peralatan Gabungan Bio Hijau Universitas Nasional Seoul dan Pusat Peralatan Pertanian dan Pertanian.
Pada upacara penyelesaian program pelatihan jangka menengah undangan dalam negeri yang pertama, Profesor Park Byeong Cheol mengatakan:
“Program ini merupakan kesempatan yang baik bagi para Profesor Universitas Bogor (IPB) untuk mendengar langsung status penelitian terkini di bidang bio hijau dan pengalaman mereka dalam mengoperasikan infrastruktur penelitian dan meningkatkan pemahaman mereka.”
“Indonesia, yang kaya akan sumber daya pertanian dan biologi, merupakan negara mitra utama bagi Korea, dan kami berharap penelitian, pertukaran pelajar, dan kerja sama industri-akademik antara kedua negara akan semakin meningkat. memperluas dan mengembangkan melalui pelatihan invitasi ini,” ujarnya.
Perwakilan dari Institut Pertanian Bogor, Prof. Mawar Subangkit menyampaikan bahwa teknologi kultur sel mutakhir yang dipelajari melalui pelatihan ini akan sangat membantu dalam pengembangan vaksin bagi hewan ternak, hewan liar, dan hewan peliharaan Indonesia, dan ia berharap bioteknologi mutakhir Korea dapat ditransfer ke Indonesia.
Sementara itu, proyek peningkatan kapasitas Pusat Penelitian Pertanian/Ilmu Hayati institut Pertanian Bogor (IPB) mencakup penguatan kemampuan manusia melalui pelatihan undangan jangka pendek dan jangka menengah.
Baca Juga: Seperti Tahlilan, Boy Group K-Pop Ini Muncul di Acara TV Indonesia, Netizen : Grup Permanen...
Serta dukungan untuk program doktoral di Korea, dan proyek penelitian bersama dan juga kerja sama industri - akademisi melalui remodeling.
Pusat analisis lanjutan di Institut Pertanian Bogor dan dukungan peralatan mutakhir akan disalurkan melalui bantuan dari Seoul National University (SNU).










Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.