Ubah Pernyataan, Manajer Perusahaan Hiburan yang Ditangkap Ungkap Jika Ia Tidak Pernah Melihat G Dragon Menggunakan Narkoba

Kasus narkoba yang menjerat aktor Lee Sung Kyun dan G Dragon kembali menarik perhatian, Mr. A telah mengubah pernyataannya.
KPOPCHART.NET- Kasus yang menjerat G Dragon masih saja belum berakhir meski dirinya dinyatakan negatif.
G Dragon telah diselidiki selama satu bulan oleh pihak kepolisi atas dugaan penggunaan narkoba dan telah menarik banyak perhatian.
Kali ini, Tuan A manajer sebuah perusahaan hiburan yang ditangkap, dilaporkan telah menarik kembali pernyataannya tentang G Dragon.
Baca Juga: Terbukti Tidak Menggunakan Narkoba, Larangan Perjalanan G-Dragon Telah Resmi Dicabut
Pada (29/11), KBS melaporkan jika Mr. A telah mengubah pernyataannya kepada polisi.
Sebelumnya, Mr. A mengatakan, "Pada tanggal 7 Desember tahun lalu, G Dragon mengunjungi sebuah tempat hiburan, dan ada sisa kokain setelah dihirup di nampan di kamar mandi di ruangan tempat dia berada.”
Namun, dalam penyelidikan kepolisian baru-baru ini, Mr. A mengubah pernyataanya.
“Saya sendiri tidak melihat G Dragon menggunakan narkoba,” kata Mr. A mengubah pernyataanya.
Ia kemudian melanjutkan, “Tuan B, aktor yang mengunjungi tempat hiburan bersama G Dragon, mungkin telah menggunakan kokain.”
Pada bulan September lalu, Mr. A memiliki riwayat penggunaan narkoba, berdasarkan penyelidikan bahwa narkoba didistribusikan di tempat hiburan di Gangnam, Seoul.
Kepolisian kemudian menginterogasi sekitar 10 orang, termasuk aktor Lee Sun Kyun dan G Dragon berdasarkan pernyataan Mr. A.
Dalam prosesnya, diketahui bahwa Lee Sun Kyun sedang diselidiki oleh polisi pada tanggal 20 bulan Oktober lalu.
Lima hari kemudian, pada tanggal 25 Oktober, nama G Dragon disebutkan dan memicu berbagai perdebatan tentang narkoba di industri hiburan.
Setelah pemanggilan keduanya atas penyataan dari Mr. A, pihak kepolisian telah mengumbulkan beberapa sample seperti urin, bulu kaki hingga kuku kaki untuk melakukan tes rinci penggunaan narkoba.
Namun, setelah dilakukan beberapa tes berdasarkan beberapa sample tersebut, keduanya dinyatakan negatif.
Pada tanggal (27/11), polisi menyatakan, "Jika jelas bahwa narkoba diberikan dalam berbagai keadaan, menurut saya tidak tepat untuk mengirim kasus ini ke non-dakwaan hanya karena sepenuhnya negatif."
"Ada preseden di mana seseorang dinyatakan bersalah jika keadaan penggunaan narkobanya jelas meski berakibat negatif,” ujar mereka sambil mengungkapkan niat kepolisian untuk menyelidiki lebih lanjut.










Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.