Harga Saham Turun! YG Tunjukkan Tanda Pelemahan Meski Telah Debutkan BABYMONSTER: Tidak Akan Pulih...

Harga saham YG Entertainment kini mengalami penurunan meski telah melakukan upaya dengan debut grup barunya BABYMONSTER kali ini
KPOPCHART.NET - Harga saham YG Entertainment telah menunjukkan tanda-tanda pelemahan.
Agensi yang baru saja mendebutkan grup BABYMONSTER ini sedang berjuang mengatasi masalah yang ada.
Diketahui jika YG harus menyelesaikan permasalahan perpanjangan kontrak dengan grup yang mengangkat mereka yaitu BLACKPINK.
Menurut Korea Exchange di tanggal 28 November, saham YG ditutup pada 53.300 won yang turun 0,93% dari sebelumnya.
Penurunan kedua ini harus dihadapi YG Entertainment walaupun menaruh ekspektasi tinggi pada BABYMONSTER.
Saham YG yang naik jadi 97.000 won pada Mei lalu kini tidak mampu untuk pulih diketerpurukannya.
50.000 won menjadi kisaran terkini yang kembali ke harga di awal tahun YG Entertainment.
YG memperkirakan pemulihan harga dengan salah satu usahanya mendebutkan BABYMONSTER.
Ketidakpastian muncul menyangkut pembaruan kontrak BLACKPINK yang menghalangi hal ini.
YG mengalami penurunan karena laporan bulan September mengenai anggota BLACKPINK yang pindah ke agensi lain.
Saham mereka turun sebesar 13,28% dan terus mencatat penurunan selama 6 hari berturut-turut.
Perusahaan informasi keuangan FnGuide, menyampaikan laba operasional YG tahun depan diperkirakan turun 6,71% menjadi 89,5 miliar won dibandingkan tahun ini.
Dilansir KBI Zoom, Perusahaan sekuritas ikut menurunkan ekspektasi mereka kepasa YG Entertainment.
Tujuh perusahaan sekuritas, termasuk Kyobo, Samsung, Hana, Hyundai Motor, Korea Investment, Kiwoom dan Hanwha, telah menurunkan target harga saham mereka untuk YG bulan ini.
Peneliti Hyundai Securities mengatakan, “Mengingat ketidakpastian yang terus berlanjut mengenai pembaruan kontrak BLACKPINK, skala konser tahun depan, dan distribusi keuntungan yang dirasakan oleh YG, tidak dapat dihindari bahwa hal tersebut akan menurun.”
Peneliti Korea Investment & Securities Ahn Do Young menyampaikan, “Ada ketidakpastian yang signifikan mengenai kinerja tahun depan terkait pembaruan kontrak BLACKPINK. Bahkan jika pembaruan berhasil, ada risiko penilaian yang rendah karena ketergantungan pada BLACKPINK dibandingkan perusahaan pesaing.”
Upaya untuk bangkit dari keterpurukan, YG perlu membunuh dua hal dengan satu batu: “menyelesaikan ketidakpastian BLACKPINK” dan “sukses besar BABYMONSTER”.
Peneliti di Kiwoom Securities Lee Nam Soo mengatakan, “Harga saham YG tidak naik karena ketidakpastian mengenai kontrak BLACKPINK, dan tidak akan pulih sampai kesuksesan BABYMONSTER sebanding dengan NewJeans atau IVE.
"BABYMONSTER perlu menunjukkan kinerja sebaik NewJeans atau IVE agar harga saham bisa pulih.”

















Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.