Gegara Hospital Playlist, Operasi Transplantasi Rahim Pertama di Korea Berhasil Dilakukan

Drama tentang kedokteran Hospital Playlist membantu operasi transplantasi rahim pertama di Korea berhasil dilakukan, ini kisahnya
KPOPCHART.NET – Drama Korea Hospital Playlist rupanya memberikan dampak pada medis secara nyata dengan membantu keberhasilan transplantasi rahim.
Hospital Playlist berhasil membantu transplantasi rahim pertama di Korea meski secara tak langsung.
Drama kedokteran Hospital Playlist ini tak hanya berkisah tentang hangatnya persahabatan antar dokter di drama, tapi juga menyebarkan kehangatan di dunia nyata lewat bantuannya terhadap transplantasi rahim tersebut.
Dikutip dari Naver, pada (17/11), Rumah Sakit Samsung Seoul, menyampaikan berita keberhasilan transplantasi rahim pertama di Korea.
Berita tersebut disampaikan pada konferensi internasional musim gugur Masyarakat Transplantasi Korea.
Operasi transplantasi rahim ini dilakukan oleh seorang wanita dengan sindrom MRKH (Mayer-Rokitansky-Kuster-Hauser) berusia 30-an.
Sindrom MRKH mengacu pada penyakit di mana rahim dan vagina tidak ada atau kurang berkembang secara bawaan. Hal itu terjadi kepada 1 dari 5000 wanita.
Sindrom MRKH pada umumnya membuat pengidapnya tidak bisa mengalami menstruasi.
Sehingga banyak yang datang ke rumah sakit untuk memeriksakan diri terkait hal tersebut.
Baca Juga: V BTS Bilang Gini di Instagram Setelah Pengumuman Wamil, Netizen Komen: Bisa-bisanya Nulis…
Pasien menunjukkan semangat yang luar biasa untuk bisa hamil, sehingga para medis pun berusaha dengan gigih untuk mewujudkan hal tersebut.
Pasien datang ke Rumah Sakit Samsung Seoul pada tahun 2021 dan sangat ingin membantu mewujudkan keinginan pasien.
Namun, karena ini merupakan operasi transplantasi pertama di Korea, maka semuanya terasa asing.
Termasuk salah satunya adalah masalah biaya operasi yang sangat mahal jika dilakukan.
Disinilah peran drama Hospital Playlist terlihat dalam keberhasilan operasi tersebut.
Banyak individu, yayasan, hingga tim produksi drama Hospital Playlist, turut membantu memberikan pendanaan.
Seorang pejabat di Rumah Sakit Samsung Seoul mengatakan, "Sumbangan yang dilakukan oleh tim produksi Hospital Playlist dilatarbelakangi oleh hubungan mereka dengan Profesor Oh Soo Young dari Departemen Obstetri dan Ginekologi.”
“Di mana Profesor tersebut merupakan panutan bagi Profesor Chae Song Hwa dalam film tersebut bermain dan menjabat sebagai penasihat produksi,” katanya.
Ia menambahkan, "Membawa kehidupan baru melalui transplantasi Rahim. Ada beberapa sponsor yang bersimpati dengan keibuan pasien dan semangat staf medis untuk memperluas dan mengembangkan bidang perawatan medis,” ungkapnya.
Operasi akhirnya dilakukan pertama kali pada Juli 2022, namun tak langsung berhasil.
Rahim yang ditransplantasikan harus diangkat setelah dua minggu karena aliran darah yang buruk di arteri dan vena.
Belajar dari kesalahan masa lalu, pada Januari 2023, operasi kembali dilakukan dan berhasil.
Penerima rahim akhirnya mengalami menstruasi untuk pertama kalinya setelah 29 hari transplantasi.
Setelah menstruasi pertama, siklus menstruasi pasien tetap teratur. Tidak ada tanda-tanda penolakan pada biopsi yang dilakukan pada 2, 4, 6 minggu, 4 bulan, dan 6 bulan setelah transplantasi.
Hal ini cukup untuk mengevaluasi bahwa rahim yang ditransplantasikan telah terpasang sepenuhnya di tubuh pasien.
Profesor Obstetri dan Ginekologi dari tim transplantasi rahim, Dong Yoon Lee dan Seong Kim, bekerja untuk mengumpulkan sel telur dari indung telur pasien sebelum operasi transplantasi dan menanamkan embrio yang telah dibuahi dengan sperma suami ke dalam rahim yang ditransplantasikan.
Profesor Bedah Transplantasi Profesor Jae Beom Park mengatakan, "Karena ini adalah transplantasi rahim pertama di Korea, kami sangat berhati-hati sepanjang seluruh proses dengan pola pikir untuk menciptakan 'jalan baru' bersama dengan pasien."
“Saya mampu mengatasinya dan menetap dengan aman di dalam rahim, memungkinkan pasien mengambil langkah pertama untuk menyambut bayi yang sangat ia idamkan,” ujarnya.











Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.