Penjualan Album Selalu Merosot, Red Velvet Tuai Beragam Komentar Netizen: Kalau Bukan...

Netizen perdebatkan data penjualan album Red Velvet, yang mana mereka selalu merosot dalam hal penjualan album, ada apa dengan mereka?
KPOPCHART.NET - Red Velvet adalah salah satu girl group K-pop yang cukup populer di industri ini, mereka berasal dari generasi ketiga, dan bernaung di bawah manajemen SM Entertainment.
Terdiri dari lima anggota; Irene, Wendy, Yeri, Joy, dan Seulgi, grup ini merupakan kombinasi yang sempurna dalam urusan vokal, rap, dance serta visual.
Red Velvet memiliki identitas yang cukup kuat sebagai girl group dengan teknik dan kemampuan vokal yang sangat luar biasa.
Baca Juga: Viral! Fisik Kencang Milik Seulgi Red Velvet Tuai Beragam Komentar Netizen: Tapi Sialnya...
Semua anggotanya pintar dalam bernyanyi dan memiliki suara yang super merdu, sehingga mampu menghipnotis setiap orang yang mendengarkan mereka menyanyi.
Selain itu visual member Red Velvet tidak dapat diabaikan, semua anggotanya mempunyai ciri khasnya masing-masing.
Banyak yang mengaku bahwa grup ini isinya adalah visual semua, hal itu karena mereka semua sangat cantik dan bersifat alami (kecantikannya).
Bahkan yang bukan penggemar saja mengakui hal ini, Red Velvet benar-benar mampu memikat setiap orang yang melihat mereka.
Pesona Red Velvet memang tak dapat dipungkiri, grup ini selalu berhasil mencuri perhatian publik berkat hal tersebut.
Namun sayangnya meskipun mereka unggul dalam banyak hal, Red Velvet termasuk salah satu grup yang kesulitan dalam mencapai angka fantastis dalam urusan penjualan album.
Baca Juga: Lagu 'Baddie' Milik IVE Diduga Hasil Plagiat Dari Red Velvet dan aespa? Netizen: Itu Sangat Jelas...
Mereka bahkan belum pernah berhasil menjual albumnya hingga 500K dalam kurun waktu satu minggu.
Melalui rincian yang diunggah oleh sebuah media Twitter @koreansales_twt, penjualan album Red Velvet selalu mentok diangka 400K saja dalam satu minggu pertama.
Itu termasuk sangat rendah, mengingat bahwa saat ini sudah banyak artis dari agensi yang sama dengan mereka (SM Entertainment) memiliki angka penjualan yang fantastis.
Salah satu contohnya adalah aespa, grup junior mereka yang selalu berhasil menjual albumnya lebih dari 500k pada minggu pertama setelah rilis.
Lalu mengapa Red Velvet justru kesulitan melakukan hal yang sama untuk minggu pertama mereka?
Bahkan bukan hanya untuk satu atau dua album saja, melainkan lebih dari sepuluh album Red Velvet tidak ada yang sukses menembus angka 500k keatas.
Baca Juga: Belum Final! YG Entertainment Bantah Kabar Perpanjangan Kontrak BLACKPINK : Masih Dalam...
Berikut album tersebut :
The ReVe Festival 2022 - Birthday 496,874 (eksemplar)
The ReVe Festival 2022 - Feel My Rhythm 443,922
Chill Kill - 410,784 (Terbaru)
Queendom - 207,399
The ReVe Festival Day 1 - 71,431
The ReVe Festival Day 2 - 57,170
Summer Magic - 53,801
Perfect Velvet - 49,485
The ReVe Festival Finale - 46,645
RBB - 41,554
Rookie - 34,127
The Velvet - 33,193
The Red Summer - 32,630
The Perfect Red Velvet - 31,768
Russian Roulette - 23,500
The Red 22,933
Ice Cream Cake - 17,181.
Netizen ikut berkomentar setelah menyaksikan data tersebut :
"Tapi ini sudah lumayan dari awal debut mereka",
"Distribusi SM Entertainment sangat buruk, seharusnya angka tersebut sudah di raih pada hari ke-3 atau ke-4",
"Kalau bukan karena SM dan Kakao yang mengacaukan proses pengirimannya pasti penjualan album penuh ketiga RV capai angka yang tinggi dari ini",
"Aku khawatir Red Velvet akan kembali pada era gagal mereka",
"Aku terharu dengan pertumbuhan mereka meski SM selalu melakukan sabotase terhadap Red Velvet!",
"Kasihan mereka bekerja keras untuk ini tapi justru dikacaukan oleh Kakao",
"Proses pengiriman yang justru membuat para pembeli kesal dengan SM, bahkan ini mempengaruhi jumlah pembeli untuk album artisnya",
"Tolong lepaskan saja Kakao, mereka hanya perusak masa depan artis SM",
"Saya bahkan sudah memesannya sejak lama tapi belum dikirim, ini adalah sabotase paling merugikan", dan beragam komentar lainnya.
Bagaimana menurut kamu?

















Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.