Partai Demokrat Dikecam dan Dituntut Perihal Penghinaan Terhadap Generasi Muda Jadi Sorotan!

Partai Demokrat Korea Selatan tuai kecaman karena dituding melakukan penghinaan terhadap generasi muda
KPOPCHART.NET - Partai Demokrat Korea Selatan dikecam dan dituntut perihal penghinaan terhadap generasi muda yang disebut bodoh.
Partai Demokrat Korsel yang baru-baru ini memicu kontroversi karena merendahkan kaum muda.
Untuk itu, melalui Partai Kekuatan Rakyat, mereka mendesak agar Partai Demokrat Korea segera meminta maaf karena meremehkan dan mengabaikan generasi muda terkait spanduk promosi pemilu.
Hari ini (18/11) Partai Kekuatan Rakyat mengkritik Parta Demokrat Korea dan mendesak permintaan maaf sehubungan dengan promosi yang menargetkan Generasi 2030.
Spanduk yang dipasang Partai Demokrat sehari sebelumnya memuat empat jenis kalimat.
Kalimat tersebut yaitu, "Saya tidak tahu politik, tapi saya ingin hidup sejahtera", "Saya tidak tahu ekonomi, tapi saya tidak punya banyak uang", "Kamu bilang kamu ingin hidup sendiri, apakah kamu ingin sendiri?"
Dalam komentarnya pada hari itu, Shin Joo Hoo, wakil juru bicara mengatakan berbagai hal tentang spanduk.
Baca Juga: Jang Hansol Bandingkan Kepopuleran Megawati Pertiwi dengan Megawati Soekarno Putri!
Dia mengatakan bahwa spanduk baru yang dipasang Partai Demokrat dalam persiapan umum tahun depan mengandung arti kurang baik.
"Ini mengandung arti mengabaikan, tanpa niat untuk berbagi keprihatinan dan kepedihan generasi muda yang hidup dengan keras setiap hari, tidak ada kebijakan atau alternatif untuk pemuda," kritiknya.
Namun, kritik terus berlanjut ke dalam Partai Demokrat bahwa spanduk tersebut dianggap merendahkan generasi muda dengan menggambarkan mereka sebagai kelompok egois.
Di kalangan non Lee Jae Myung (Ketum Demokrat) juga muncul tuntutan pengunduran diri tim perencana pemilu dan permintaan maaf ke publik.
Baca Juga: SM Resmi Bangun 'aespa World' Gunakan Musik Meta Pertama di Dunia!
Juru bicara Shin mengatakan, "Generasi 2030 hanya akan merasa tidak nyaman ketika mereka melihat spanduk tersebut.
Seolah-olah mereka dianggap sebagai makhluk yang egois dan bodoh, Jika anda benar-benar memikirkan penderitaan generasi muda mengapa tidak memperkenalkan kebijakan yang baik sebagai partai mayoritas di Majelis Nasional (DPR).
Ini bukan pertama kalinya Partai Demokrat meremehkan generasi muda dengan mengatakan, 'Orang-orang usia 20-an tidak mendukung Partai Demokrat karena mereka berpendidikan rendah'.
Jika tidak ada perubahan persepsi, kemarahan anak muda terhadap Partai Demokrat akan terus meningkat."
Baca Juga: Usai Putus dari Ryu Jun Yeol, Hyeri Girls Day Mengungkapkan Perubahan pada Gaya Hidupnya!
Selain itu, dia mengatakan, "Komite inovasi yang dibentuk untuk mereformasi partai, merendahkan orang lanjut usia, dan strategi pemilu yang ambisius meremehkan generasi muda sebagai makhluk egois yang yang hanya peduli dengan uang.
Kami mencoba mendapatkan dukungan dari generasi lain, namun akhirnya kalian merendahkan seluruh masyarakat," dilansir Kpopchart dari Newsis, News1, Naver, YTN.
Dia mendesak permintaan maaf dengan mengatakan, "Sangat disambut baik bahwa Partai Demokrat menunjukkan tanggapan terhadap pencopotan spanduk politik yang dilakukan Partai Kekuatan Rakyat.
Namun, kontroversi mengenai spanduk yang merendahkan rakyat adalah sebuah kesalahan besar.
Partai Demokrat harus segera meminta maaf karena telah meremehkan generasi muda sebagai generasi bodoh tanpa memikirkan secara mendalam mengenai tahun 2030."

















Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.