Penjualan Album Stray Kids dan aespa Anjlok! Agensi Besar HYBE LABELS Sampai SM Entertainment Kena Imbasnya?

Penjualan album Stray Kids dan aespa anjlok, bersamaan dengan itu harga saham agensi besar mulai dari HYBE sampai SM pun ikut melemah.
KPOPCHART.NET - Pada tanggal 11 November lalu, boy group Stray Kids dan girl group aespa diketahui melangsungkan comeback secara bersamaan.
Diketahui, Stray Kids comeback dengan merilis mini album ke-8 yang bertajuk "ROCK STAR", sedangkan aespa merilis mini album ke-4 bertajuk "DRAMA".
Lagu utama comeback Stray Kids yang berjudul "LALALALA" dan "DRAMA" milik aespa, bahkan disebut-sebut memiliki genre sama.
Namun untuk comeback Stray Kids dan aespa kali ini, penjualan album keduanya mengalami penurunan.
Dilansir dari Naver, pada hari ini (17/11) seorang peneliti dari Daol Investment & Securities Kim Hye Young, mengungkapkan pendapatnya terkait penjualan album KPop yang baru-baru ini mengalami penurunan.
Kim Hye Young mengatakan, "Daya belanja penggemar menurun, dan seiring dengan normalisasi konser, konsumsi fandom tersebar, mengakibatkan penjualan album awal yang lesu untuk Stray Kids dan Aespa."
Ia kembali melanjutkan, "Pasar album terus bertumbuh selama 13 tahun terakhir karena pertumbuhan fandom dalam dan luar negeri.
Namun seiring dengan semakin jenuhnya fandom dalam negeri dan tumbuhnya fandom luar negeri, industri ini telah berkembang hingga ke titik di mana kini terpengaruh oleh variabel makro," ungkap peneliti dari Daol Investment & Securities tersebut.
Baca Juga: Tidak Balik Modal? Penjualan Mini Album Ke-4 aespa 'Drama' Anjlok Drastis, Netizen: Era NCT 127...
Selain itu, harga saham industri hiburan juga mengalami anjlok secara bersamaan.
Hal tersebut menandakan bahwa, penjualan album artis KPop mengalami penurunan dibandingkan album mereka sebelumnya.
Agensi besar seperti HYBE LABELS, YG Entertainment, JYP Ent, dan SM Ent pun, terkena imbas dari anjloknya penjualan album artis Kpop mereka.
Menurut pasar KOSPI, saham HYBE LABELS yang diperdagangkan pada harga 188.900 Won (Rp. 2.257.122), turun 16.600 Won (Rp. 198.350) (8,08%) dari hari perdagangan sebelumnya.
Di periode yang sama, YG Entertainment (10,23%), JYP Ent (9,92%), dan SM (6,26%).
Meski penurunan penjualan album ini merupakan dampak negatif jangka pendek, namun masih ada kemungkinan ruang untuk peningkatan pada album selanjutnya.
Peneliti Kim Hye Young kembali mengatakan, "Ini tidak berarti bahwa pertumbuhan industri hiburan telah berakhir.
Setiap perusahaan hiburan mempercepat masuknya mereka ke pasar lokal untuk pertumbuhan tambahan," ungkapnya.

















Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.