Kinerja Semester Kedua 2023 Mengecewakan, SM Entertainment Tetap Miliki Ekspektasi Tinggi Tahun Depan! Kenapa?

Meski kinerja SM Entertianment di paruh kedua tahun 2023 dinilai mengecewakan seorang peniliti menyebut tahun masih bisa berekspektasi
KPOPCHART.NET - Tahun 2023 merupakan tahun yang cukup panjang bagi SM Entertainment dengan segala hal yang mereka hadapi.
Pada awal tahun ini SM Entertainment dihadapkan pada masalah manajemen yang diperebutkan oleh dua perusahaan raksasa lainnya yakni HYBE dan Kakao.
Kendati begitu, SM Entertainment tetap berdiri kokoh meski tahun ini harus menerjang berbagai badai yang melanda.
Kinerja perusahaan yang didirikan Lee Soo Man itu pun tak luput dari pantauan berbagai pihak.
Pada Kamis (09/11) Hana Securities diketahui telah melakukan evaluasi bahwa jika tidak ada risiko terkait Kakao untuk SM Entertainment, maka telah mencapai tingkat harga yang sangat menarik.
Menurut KBIZoom, meski kinerja semester kedua SM Entertainment ini mengecewakan, namun ekspektasi untuk tahun depan masih tetap berlaku.
Investasi yang direkomendasikan adalah "beli" dan dengan target harga saham yang dipertahankan adalah 165.000 Won.
Seorang peneliti dari Hana Securities menyebutkan bahwa baru-baru ini risiko terkait Kakao mendapatkan sorotan.
Menurutnya situasinya sangat tidak menentu karena masalah hukum serta risiko yang berkaitan dengan masalah kontral dengan para artis.
Lee Ki Hoon juga menjelaskan bahwa berbagai masalah di industri hiburan dapat menyebabkan melemahnya harga saham agensi secara keseluruhan.
Akibat risiko-risiko tersebut, perkiraan rasio harga terhadap pendapatan (PER) pada tahun 2024 turun menjadi sekitar 17 kali lipat.
Peneliti Lee lebih jauh menilai bahwa hal ini mendekati level yang terlihat selama kondisi pasar yang sulit selama wajib militer TVXQ atau pada tahun 2022.
Ketika harga saham mendekati titik terendah, peneliti Lee menunjukkan bahwa ini adalah kisaran harga di mana peningkatan bobot secara agresif dapat dipertimbangkan.
Peneliti Hana Securities itu juga menuturkan bahwa tren kinerja pada tahun kedua SM Entertainment mungkin memang terasa mengecewakan dibandingkan ekspektasi sebelumnya.
Namun, ia juga menjelaskan bahwa karena laba operasional terpisah yang diharapkan adalah 166,5 miliar Won maka ekspektasi untuk tahun depan masih berlaku.
Ia juga menjelaskan ekspektasi penjualan album tahunan sebesar 25 juta unit dan berbagai pertumbuhan hak sekunder melalui sinergi dengan weverse juga menjadi salah satu alasan ekspektasi untuk tahun depan.
Dengan rencana comeback untuk grup-grup seperti aespa, NCT Dream, dan Riize mulai kuartal pertama tahun depan, bersamaan dengan debut resmi Tim Baru NCT, pendapatan manajemen diperkirakan akan terus meningkat mulai paruh pertama tahun ini.

















Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.