Mega Pertiwi Ingin Ikuti Jejak Shin Tae Yong yang Terkenal di Luar Negeri Dipuji Media Korea, Netizen: Lg...

Baru-baru ini Megawati Pertiwi mengungkapkan bahwa bergabungnya dia di Red Sparks Korea ingin menjadi seperti Shin Tae Yong
KPOPCHART.NET - Mega Pertiwi dan Shin Tae Yong sepertinya sedang menjajal negara yang berlawanan, sikap mereka dipuji Media Korea.
Setelah kemenangan Mega Pertiwi sepertinya atlit Indonesia itu menjadi idola dari remaja Korsel, sama seperti Shin Tae Yong yang juga terkenal karena melatih tim Garuda Merah Putih.
Sama seperti Shin Tae Yong yang pernah mengatakan bahwa hanya di Indonesia seorang pelatih ketika masuk ke lapangan disambut heboh, begitupula Megawati Pertiwi yang punya hal tersembunyi untuk dibagikan ke Korsel.
V-League putra dan putri musim 2023-2024 dimulai dengan perubahan baru melalui rekrutmen kuota di Asia.
Baca Juga: Jaejoong eks TVXQ Ternyata Diperlakukan Berbeda Saat Jadwal di Luar Negeri, Netizen: Apa yg Terjadi?
Perekrutan penain voli asal Asia Tenggara menjadi fenomena baru di V-League kali ini, walau tim putra masih dipertanyakan skillnya, tapi di tim putri muncul pemain-pemain degan skill luar biasa termasuk Megawati Pertiwi andalan baru Red Sparks.
Dalam situasi ini dimana cadangan pemain benar-benar tidak mencukupi, ada juga niat tersembunyi menahan mahalnya harga pemain V-League.
Ini menjadi kompensasi rata-rata untuk divisi V-League wanita menerima gaji KRW 152 juta Won (~Rp 1,811,778,607.20) sedangkan gaji tahunna pemain pria dan wanita di kuartal Asia 135 juta Won (~Rp 1,609,364,700).
Kini setelah putaran pertama selesai, penerapan kuota Asia dinilai positif, divisi putra masih banyak pemain yang dipertanyakan kemampuannya, namun divisi putri ekspektasi semakin meningkat munculnya pemain dengan skill dan popularitas.
Contohnya adalah Megawati Pertiwi, pitcher awal timnas Indonesia yang memimpin tren kenaikan di Red Sparks.
Jumlah pengikut dilayanan jejaring sosial resmi atau SNS klub Red Sparks meningkat signifikan dari sekitar 20.000 hingga Juli menjadi 80.000 hanya dalam beberapa bulan.
Ini adalah lonjakan yang tidak biasa dalam dunia bola voli dan dianalisis sebagai efek besar.
Dukungan dari fans Indonesia sangat besar, kekuatan konsumsi konten SNS terkait Megawati Pertiwi di Red Sparks sangat populer hingga melampaui 10.000 hingga 20.000.
Suporter Indonesia yang mendukung Megawati Pertiwi di setiap stadion terus meningkat.
Pada pertandingan melawan Kwangju Bank (5/11), fans datang mendukung Megawati Pertiwi menggunakan tiga bus.
Yang terpenting, Megawati Pertiwi secara teknis sangat baik, dia pemain muslim pertama di V-League, yang menarik perhatian dia juga mengenakan hijab di lapangan.
Dan saat menduduki peringkat tinggi dalam sebagian besar indikator ofensif termasuk ketiga dalam hal hal mencetak gol sebanyak 138 poin dan peringkat kedua dalam total pelanggaran yang ada 48,46 persen.
Megawati Pertiwi mengatakan, "Saya senang menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di Korea.
Pelatih Shin Tae Yong cukup terkenal di Indonesia karena memimpin timnas Indonesia dan saya akan memperkenalkan Indonesia ke Korea. Saya akan berbuat lebih baik agar para pemain lain juga bisa datang ke sini."
Hingga komentarpun datang, "Lagi hot news disana ya min apalagi habis jd MVP round 1 xixiixi."

















Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.