Drama Vigilante Targetkan Penonton Global dengan Aksi Pahlawan K Dark, Gantikan Tontonan Superhero Batman?

Drama Vigilante melakukan persentasi produksinya di Seoul, Mereka membahas serial yang memiliki target global ini akan menggantikan batman
KPOPCHART.NET - Drama mendatang tentang pahlawan gelap Korea Vigilante akan segera tayang.
Drama Vigilante ini mempunyai target penonton global melalui salurannya yaitu Disney+.
Vigilante baru-baru ini mengadakan presentasi produksi di Grand Ballroom Grand Intercontinental di Gangnam, Seoul.
Acara tersebut diadakan 6 November dan memberikan percapakan tentang karya tersebut.
Acara tersebut dihadiri oleh Sutradara Choi Jeong Yeol, aktor Yoo Ji Tae, Lee Jun Hyuk, dan Kim So Jin.
Vigilante menceritakan seorang siswa polisi teladan yang melindungi hukum di siang hari.
Pada malam hari, Ji Yong Kim akan hidup sebagai Vigilante dan secara langsung akan menghakimi penjahat yang melarikan diri.
Hukum yang ada serta orang-orang disekitarnya memiliki tujuan yang sangat berbeda.
Drama thriller karya sutradara Choi Jeong Yeol ini mengatakan, "'Vigilante berarti main hakim sendiri atau main hakim sendiri."
"Ini adalah sebuah karya di mana karakter-karakter menarik dengan keyakinan dan tujuan berbeda berbenturan sengit dan menjadi terjerat."
Baca Juga: Vigilante Akan Segera Tayang, Nam Joo Hyuk Tampilkan Dua Sisi Berbeda: Ada Lubang dalam Hukum
Vigilante diangkat dari webtoon Naver dengan nama yang sama, serial ini populer dengan ditonton lebih dari 370 juta kali secara global.
Ekspektasi pun meningkat dengan drama yang dibuat dengan baik karena membahas kelahiran pahlawan kegelapan baru yang diciptakan dunia.
Drama ini akan banyak mengangkat isu-isu sosial terutama menyangkut hukum dan juga keadilan.
Sutradara mengatakan perihal pemain di Vigilante, "Ada karakter dengan keyakinan dan tujuan berbeda, dan mereka semua menceritakan kisah yang berbeda."
"Daripada memiliki tujuan yang kuat untuk menyampaikan sebuah tema, saya ingin memberikan kesenangan."
"Bahkan dalam kesenangan, saya mengajukan pertanyaan seperti
'Apakah sistem RUU tersebut berfungsi secara adil dan baik?' Saya bekerja dengan harapan akan muncul beragam pendapat, seperti 'Apakah undang-undang tersebut benar atau salah?', 'Apakah undang-undang tersebut berjalan dengan adil?', 'Bagaimana jika hal itu dapat terjadi? diperkuat secara hukum?', dan 'Apakah cerita ini yang kita perlukan?'".

















Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.