Beberapa Idol yang Bernaung di SM Entertainment Ini, Dipilih Melalui Jalur DM Sosial Media, Siapa Saja Mereka?

Beberapa agensi memiliki cara unik untuk memilih calon idol, seperti SM Entertainment yang memilih idola melalui jaru DM.
KPOPCHART.NET - Pada generasi sekarang atau disebut juga generasi MZ, sering kali mengekspresikan diri mereka melalui foto maupun video dalam laman media sosial masing-masing.
Karena hal tersebut, banyak agensi yang melirik calon-calon idol dari berbagai media sosial dan melihat bakat-bakat terpendam melalui media sosial.
Para agensi tersebut mencari talenta-talenta yang cocok dijadikan idol melalui perusahaan mereka.
Seperti hal nya yang dilakukan salah satu perusahaan agensi besar Korea Selatan SM Entertainment.
SM Entertainment diketahui mencari bakat terpedam dari seseorang melalui laman sosial media mereka.
Misalnya, Boy Grup RIIZE yang baru saja memulai debutnya, memiliki anggota yang dipilih melalui jalur DM.
Sebagai contoh,Won Bin yang baru saja memulai debut dianggap sebagai visual dari grupnya RIIZE.
Ia menerima DM dari SM Entertainment dan hidup sebagai trainee setelah ia pindah dari Ulsan ke Seoul.
Won Bin sendiri telah menjadi trainee sejak 2019 dan dia menerima pujian yang tinggi dari anggota tim pelatihan saat itu.
Para anggota tim pelatihan mengatakan kepada Won Bin bahwa dirinya pandai dalam hal menyanyi dan menari.
Tak jauh berbeda dari Won Bin, salah satu anggota NCT Tokyo Sion, juga merupakan idol jalur DM dari SM Entertainment.
Sion dikasting melalui DM oleh SM Entertainment ketika dirinya tinggal di Mokpo.
Namun Sion menolak karena dirinya takut untuk pergi ke Seoul, sehingga direktur cating pergi ke Mokpo untuk meeyakinkan Sion.
Sekarang, setelah empat tahun menjalani masa trainee Sion menjadi anggota tertua dalam grupnya.
Paling terkenal dari SM Entertainment adalah Karina yang juga merupakan idol jalur DM.
Karina awalnya merupakan orang biasa namun ia merupakan bintang instagram dan memiliki pengikut yang banyak.
Ketika dirinya menerima DM dari SM Entertainment, dirinya tidak percaya bahwa ia mendapat tawaran tersebut.
Namun setelah menerima kartu nama, akhirnya Karina mempercayainya dan mengikuti casting.
Setelah itu, orang yang bertanggung jawab terhadap casting meninggalkan perusahaan, namun seorang karyawan SM Entertainment kembali men-DM Karina dan menjadikan dirinya trainee.
Memilih peserta pelatihan melalui sosial media, yang sebagian besar didasarkan pada penampilan bisa menimbulkan resiko.
Dibutuhkan lebih dari sekedar penampilan untuk melakukan debut. Namun saat ini mengingat gaya promosi diri di media sosial, akan sangat bermanfaat bagi agensi untuk menemukan talenta baru.
Oleh karena itu, casting dengan perkembangan zaman kemungkinan besar akan memberikan efek yang positif.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.