← Kembali ke Blog
RedlicAespaStreet Woman Fighter 2BoA

Street Woman Fighter 2 Soroti Masalah Koreografi K-Pop yang Dianggap Buruk Saat Ini Menurut Fans!

Sadriah KC · September 3, 2023
Street Woman Fighter 2 Soroti Masalah Koreografi K-Pop yang Dianggap Buruk Saat Ini Menurut Fans!

Pada episode terbaru Street Woman Figther 2 tersebut terjadi pertentangan tentang koreografi K-Pop saat ini yang dianggap buruk oleh fans.


KPOPCHART.NET – Street Woman Figther 2 yang merupakan acara kompetisi tari Korea Selatan baru-baru ini menyoroti koreografi K-Pop saat ini.

Pada episode terbaru Street Woman Figther 2 para penggemar menyuarakan keresahannya tentang masa depan koreografi K-Pop.

Pada episode terbaru Street Woman Figther 2 tersebut terjadi pertentangan tentang koreografi yang saat ini lebih terpaku pada gerakan tari dengan lirik tanpa menyelaraskan dengan ritme.

Baca Juga: Yuna ITZY dan Aisha EVERGLOW Lakukan Dance Challenge ‘Cake’, K-Netz Malah Bandingkan Proporsi Keduanya...

Misi kedua dalam kompetisi Street Woman Figther 2 membongkar keretakan tentang perspektif koreografi.

Menurut para fans K-Pop koreografi K-Pop yang saat ini semakin buruk terletak pada kelemahan koreografi tersebut.

Penekanan yang berlebih pada lirik dibandingkan dengan ritme menjadi alasan sehingga koreografi K-Pop saat ini menjadi buruk menurut mereka.

Baca Juga: Jungkook BTS Masuk Nominasi MTV VMA 2023 Bersaing dengan BLACKPINK dan NewJeans, Buat Netizen Katakan Ini!

Koreografi dari lagu “28 Reasons” Seulgi Red Velvet, “Dream Come True” aespa, “Forgive Me” BoA yang paling disoroti para penggemar K-Pop.

Lagu mereka terdengar sangat menarik namun koreografinya dinilai berantakan karena berfokus pada lirik daripada ritme lagu.

Terjadi hubungan yang sangat kurang antara koreografi dan irama yang menjadi masalah besar pada koreografi K-Pop saat ini.

Baca Juga: Dream Team Hyoyeon SNSD yang Akan Dibentuk Jika Gabung Street Woman Fighter 2, Ada Lisa BLACKPINK-Chungha!

Dan koreografi lagu-lagu tersebut dibuat oleh Redlic salah satu tim dari kru tari dan mendapat sorotan dan kritik tentang koreografi K-Pop.

Pada misi kedua Street Woman Figther 2 Latrice yang merupakan pemimpin dari kru tari memilih untuk membuat sebuah koreografi yang selaras dengan ritme dan mengesampingkan lirik.

Hal itulah yang menunjukkan perdebatan antara Latrice, Redlic dan fans K-Pop tentang koreografi K-Pop yang memiliki persfektif yang berbeda tentang koreografi pada sebuah lagu.

Meski pendekatan Latrice dalam koreografi K-Pop dianggap malas, tidak bertanggung jawab bahkan tidak profeisonal oleh Redlic.

Namun justru para penggemar K-Pop sejalan dengan pendekatan Latrice dan menganggap pendekatan Redlic yang fokus pada lirik justru kelemahan dari koreografi K-Pop.

“Ini menjelaskan mengapa koreografi oleh Redlic terlihat berantakan karena dia terlalu fokus pada irama lirik dan kurang pada ritme.

Apakah ada kontestan selain Latrice yang menyadari pentingnya bisa melakukan gaya bebas?” ungkap salah satu penggemar di Twitter.

Terlepas dari perdebatan tentang pendekatan yang digunakan dalam koreografi K-Pop acara kompetisi Street Woman Figther 2 memberikan kesimpulan.

Bahwa kedua pendekatan kreatif tersebut memiliki kelebihan dan tujuan artistik yang berbeda.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan