Laris Manis! Produk Kosmetik Asli Korea Berhasil Lampaui Negara Ini dalam Hal Ekspor Global

Produk kosmetik asli Korea berhasil melampaui salah satu negara di tahun dalam hal ekspor global. Kok bisa? Berikut Persentasenya!
KPOPCHART.NET - Nampaknya produk skincare maupun kosmetik Korea Selatan tak luput dari perhatian banyak orang di seluruh dunia yang mengidamkan penampilan cantik alami dan segar.
Namun, muncul laporan bahwa produk kosmetik Korea telah berhasil lampaui Amerika Serikat di tahun ini.
Asosiasi Perdagangan Internasional Korea melaporkan bahwa ekspor kosmetik Korea dari Januari - April 2025 mencapai $3,6 miliar melampaui Amerika Serikat ($3,5 miliar) di periode yang sama dan ini pertama kalinya.
Baca Juga: Jiyu KiiiKiii Terpilih Sebagai Model Kosmetik Korea 3CE, Menampilkan Pesonanya yang Unik dan Memukau
Sebagian orang pun memperkirakan bahwa Korea akan mengikuti Prancis sebagai pusat kecantikan jika tren ini terus berlanjut.
Ekspor kosmetik Korea sebelumnya sudah tumbuh pesat khususnya di tahun 2023 yang telah menduduki peringkat 4 dalam ekspor kosmetik setelah Prancis, Amerika Serikat, dan Jerman (pada saat itu baru melampaui Jerman dan naik ke posisi 3).
Meski begitu, sebagian orang khawatir tentang adanya tren kecantikan Korea ini khususnya tarif bersama Amerika Serikat yang saat ini sedang ditangguhkan.
Pemerintah Amerika Serikat sebelumnya telah menetapkan adanya tarif bersama, tetapi ada penundaan selama 90 hari dan berakhir pada tanggal 8 Agustus 2025 mendatang.
Sehingga jika tarif diberlakukan, Korea harus bayar 25% (tarif dasar 10%, tarif per negara 15%) lantaran merek kecantikan domestik bersaing di pasar global dengan efektivitas biaya rendah dibanding negara-negara seperti Prancis dan Amerika Serikat.
"Jika pemerintah Amerika Serikat pakai tarif seperti yang diumumkan, itu dijadikan faktor harga kosmetik naik yang otomatis jadi berita buruk karena Amerika Serikat masih jadi pasar terbesar, meski mereka berekspansi ke Eropa dan negara-negara lain.
Merek kosmetik Korea pada dasarnya murah, jadi meski tarif tambahan 15%, itu hanya akan naik beberapa dolar per produk dan daya tahan harga konsumen mungkin lebih rendah dibanding merek-merek mahal," ujar salah seorang dalam industri kecantikan.***






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.