Ramyeon Meokgo Gallae? Fakta Menarik Seputar Mie Instan Korea Selatan, Penjualannya Mencapai Rekor

Baru-baru ini banyak media Korea memberitakan penjualan Ramyeon mencapai rekor di 2023. Berikut fakta-fakta menarik seputar Ramyeon.
KPOPCHART.NET - Ramyeon Meokgo Gallae? ungkapan umum di drama Korea yang memiliki makna intimate. Bukan sekedar menawarkan makan ramyeon bersama.
Kali ini bukan menjelaskan ungkapan di atas. Tetapi membahas mie instan Korea Selatan yang biasa disebut "Ramyeon".
Semakin terkenalnya musik, drama, film, hingga program TV Korea Selatan, memengaruhi keinginan penonton mancanegara untuk mencicipi makanan khas hingga mie instannya "Ramyeon".
Baca Juga: Lucu! Jungkook BTS Bagikan Resep Ramyeon Kepada Army Lewat Weverse
Ditambah Samyang challenge yang dikeluarkan salah satu merk Ramyeon. Menarik atensi pengguna sosial media YouTube hingga TikTok.
Terdapat fakta-fakta menarik seputar Ramyeon:
1. Beda persepsi antara Ramen dengan Ramyeon.
Kata Ramyeon sebenernya merujuk pada Ramen Jepang, tetapi jika ditelusuri lebih lanjut awal mulanya "La" artinya menarik dan "mian" berarti mie yang berasal dari China.
Tetapi masyarakat Korea mempersepsikan Ramen merupakan mie yang ditemui di restoran Jepang dengan bahan-bahan fresh.
Sedangkan Ramyeon merujuk pada mie instan dengan sayuran kering, berbumbu artificial yang dapat pula dijumpai di restoran, tetapi mienya telah dikemas.
Baca Juga: Akhirnya Dibintangi Jin BTS, Ottogi Jin Ramyeon Ludes Terjual di Berbagai Belahan Dunia!
2. Penjualan Ramyeon mencapai rekor
Baru-baru ini beberapa media Korea menginfokan mengenai penjualan Ramyeon sepanjang 2023, mencapai rekor.
Penjualan ekspor mencapai $952 juta, meningkat hingga 24,4 % dibandingkan tahun 2022.
Ramyeon menempati urutan ke-2 makanan Korea Selatan favorit masyarakat internasional. Makanan pilihan pertama merupakan Korean-style fried chicken.
Perusahaan Ramyeon terkemuka di Korea Selatan telah memproduksi di luar Korea, tepatnya di US.
Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi permintaan Ramyeon di luar negeri.
Merujuk dari The Straits Times, permintaan atas Ramyeon di luar negeri sangat tinggi seperti di China, US, Jepang, Belanda, Malaysia, hingga Filipina.
Indonesia sendiri bukan termasuk 10 besar negara yang mengimpor Ramyeon.
Ramyeon juga dikenal secara global karena populernya film "Parasite" di 2019. Mie yang dijuluki jjapaguri.
Chapagetti dan Neoguri, perpaduan dua jenis mie instan milik perusahaan Ramyeon terkemuka di Korea Selatan 'NongShim'.
3. Brand terkemuka Ramyeon Korea Selatan diplagiat oleh perusahaan China
Pada tahun lalu perusahaan China dipastikan memplagiat produk-produk Ramyeon Korea Selatan dan diadili di pengadilan setempat.
Perusahaan China membayar denda ke-4 perusahaan besar (CJ Cheiljedang, Samyang, Daesang, dan Ottogi), dendanya antara 18 juta dan 37 juta won.
Memanfaatkan minat yang tinggi atas mie instan Korea, menyebabkan perusahaan China tersebut tergiur melakukan plagiat kemasan.
Sehingga konsumen membeli produknya karena kemasan yang serupa.
4. Terdapat perpustakaan Ramyeon
Bukan perpustakaan yang menyajikan Ramyeon.
Tetapi kumpulan produk mie instan yang dijual dalam satu convenience store.
Mie instan disusun di rak sepanjang 6 meter dengan tinggi 2,5 meter.
Disana pembeli dapat menikmati experience membuat dan menyantap Ramyeon.
Tidak hanya itu, convenience store menyediakan makanan pendamping mulai dari kimbap segitiga, sosis, hingga minuman kekinian Korea Selatan.
Setiap bulannya terjual 15.000 Ramyeon, angka ini 10 kali lipat lebih banyak dibanding penjualan di toko serba ada.
62 % merupakan konsumen internasional yang datang ke Korea untuk berlibur.
Mereka tertarik karena melihat di drakor ataupun Idolanya gemar menyantap Ramyeon.
Penyebab tingginya angka penjualan Ramyeon, karena pelancong selain makan di tempat mereka juga membeli Ramyeon sebagai oleh-oleh.
Di convenience store tersebut disediakan alat memasak mie khusus yang sering kita lihat di drama Korea.








Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.