Masih Berupaya Melawan HYBE, SM Entertainment dan Kakao Diduga Lakukan Manipulasi Transaksi Saham

SM Entertainment dan Kakao diduga melakukan transaksi saham manipulatif jelang rapat pemegang saham, HYBE ajukan penyidikan hukum.
KPOPCHART.NET - HYBE diketahui baru saja mengajukan investigasi hukum pada Komisi Pengawasan Keuangan Korea Selatan atas dugaan manipulasi transaksi saham yang dilakukan oleh SM Entertainment dan Kakao.
Penyidikan diajukan HYBE untuk mengetahui transaksi saham SM Entertainment terbaru bulan ini yang dirasa sedang menghindari regulasi pasar.
Diketahui, HYBE berhak atas informasi tersebut karena telah menjadi pemegang saham SM Entertainment terbesar sejumlah 14,8% setelah ia beli dari Lee Soo Man yang telah dikonfirmasi secara sah pada Rabu (22/09).
Baca Juga: Penggemar SM Kirim Truk Protes Ke Gedung HYBE: Jangan Buat Kami Mengutuk Artis HYBE!
Transaksi manipulatif antara SM Entertainment dan Kakao tersebut terlihat dari adanya transaksi saham sekuritas IBK cabang Pangyo senilai 130.000 won per lembar atau senilai 1.502.031,90 rupiah, padahal harga saham terakhir SM Entertainment senilai 131.900 won atau senilai 1.616.647,93 Rupiah.
“Kami menduga transaksi yang dilakukan merupakan tindakan manipulasi pasar yang bertujuan untuk menghambat penawaran HYBE (kepada investor lain), ” kata HYBE pada Selasa (28/02) yang dikutip dari Pulse News.
“Perlu dicatat bahwa transaksi yang dipermasalahkan adalah transaksi sekuritas IBK cabang Pangyo yang terjadi pada saat adanya kenaikan harga saham SM Entertainment yang melonjak sampai 130 ribu won (lebih dari 1.5 Juta Rupiah/lembar saham),” lanjut HYBE.
Ditengah melonjaknya harga saham SM Entertainment, HYBE menemukan adanya transaksi senilai 683.398 lembar saham SM Entertainment yang setara dengan 15,8 persen dari seluruh volume harian perdagangan harian saham SM Entertainment.
Lalu, pada hari Senin (28/02) sehari setelah tutupnya penawaran HYBE, Kakao mengumumkan akan melakukan “segala tindakan yang diperlukan” untuk menjaga kerja sama dengan SM Entertainment. Hal tersebut diumumkan pada pernyataan yang dirilis oleh Kim Sung Soo, CEO SM Entertainment.
Mengutip dari situs Naver, aksi yang dimaksud Kakao tersebut adalah untuk mencegah HYBE mengakuisisi lebih banyak saham SM Entertainment dengan mengumpulkan sekitar 900 Miliar Won atau lebih dari 10 Triliun Rupiah dari investor Arab Saudi dan Singapura minggu lalu.
Baca Juga: Fansite Hanni NewJeans Resmi Tinggalkan Fandom, Gara-gara Perlakuan Staff HYBE?
Lalu, Kakao juga sedang menunggu penawaran saham HYBE berakhir dan kemudian Lee, CEO SM Entertainment akan berusaha memblokir penjualan obligasi dan saham SM Entertainment untuk dijual ke Kakao.
Berbeda dengan HYBE yang membuat penawaran sesuai harga terakhir, Kakao diperkirakan oleh broker terkait akan membuat penawaran lebih besar hingga 150 Ribu Won (lebih dari 1.7 Juta Rupiah) per lembarnya.
Saat ini, HYBE bekerja sama dengan Lee Soo Man untuk melawan tindakan Kakao yang didukung oleh SM Entertainment tersebut dengan berusaha mengumpulkan suara dan investor yang ada di pihak mereka sebanyak mungkin.
Baca Juga: SM Entertainment dan Kakao Kemungkinan Mendirikan Label Baru K-Pop Bersama
“Mereka (HYBE dan Kakao) harus memenangkan pemegang saham SM sebelum rapat pemegang saham reguler perusahaan pada akhir Maret nanti,” kata broker terkait yang dikutip dari Pulse News.
Saat ini, investor institusional besar di SM Entertainment antara lain adalah Korean National Pension Service yang memiliki 8,96 persen saham, Manajemen Aset KB dengan 3,83 persen saham, dan Com2uS Corp dengan 4,20 persen saham
Broker House yang tidak ingin disebutkan namanya juga telah membeli 2,73 persen SM Entertainment pada Kamis (16/02).






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.