Teman Seperjuangan Vanesya di Universe Ticket Akui Menyesal Setelah Diduga Lecehkan Agama Lain Termasuk Islam?

Dituding menghina suatu agama, salah satu kontestan Universe Ticket ini angkat bicara perihal tuduhan tersebut.
KPOPCHART.NET - Universe Ticket merupakan sebuah acara survival besutan saluran televisi SBS dan F&F Entertainment.
Seperti acara survival pada umumnya, Universe Ticket memiliki rencana untuk membentuk girl group berskala global yang tak hanya melakukan promosi di Korea Selaran namun juga mencakup kancah Internasional.
Hal itu dibuktikan dengan banyaknya peserta Universe Ticket yang berasal dari luar Korea Selatan.
Beberapa peserta Universe Ticket yang berasal dari luar Korea yakni Vanesya dari Indonesia, Gabi dari Kanada, Gehlee Dangca dan Aya Natsumi yang berasal dari Filiphina.
Disusul oleh Jayla, Yamaguchi Yuriko, Yu, Mila, Minari, Nako, dan Nana yang merupakan peserta Universe Ticket dari Jepang, Xiaoyu yang merupakan warga negara China, Vu Linh Dan asal Vietnam, dan Alyssa yang berasal dari negera tetangga yakni Malaysia.
Dari banyaknya peserta yang berpartisipasi di Universe Ticket, netizen justru soroti masa lalu dari kontestan asal Korea Selatan.
Peserta tersebut diketahui bernama Yona, yang sebelumnya telah berkecimpung di dunia musik bahkan sebelum berpartisipasi di Universe Ticket.
Baca Juga: Dua Anggota ITZY Ini Dikonfirmasi Menjadi Mentor di Acara Survival Milik SBS, Universe Ticket!
Sebelumnya, Yona dikenal sebagai independen artis.
Tak hanya merilis lagu miliknya sendiri, Yona dari Universe Ticket diketahui juga turut andil di beberapa lagu milik penyanyi lain.
Salah satu lagu dari Yona featuring dengan musisi lain diketahui berjudul "SANTALLAH."
Netizen juga menyoroti beberapa bait dari lirik lagu "SANTALLAH" tersebut.
Lirik lagu tersebut berisi "Membungkuk dengan lututmu, ikuti arahanku, bagaimanapun kamu menginginkan apapun yang kamu inginkan.
Awasi aku sekarang. Menatap, (berdoa berdoa berdoa berdoa). Akulah penyelamatmu (berdoa, berdoa, berdoa). Kamu akan terpilih. Persetan dengan Santa, aku adalah Allahmu ya."
Baca Juga: SBS Umumkan Line Up SBS INKIGAYO LIVE in TOKYO, Mulai Dari ZEROBASEONE hingga NCT DREAM
Beberapa warganet yang diketahui beragama muslim juga membagikan cuitannya di Twitter perihal keresahannya terhadap lagu milik Yona tersebut.
Cuitan tersebut berisi, "Sebagai seorang muslim, lagu ini sangat aneh dan membuatku merasa tidak nyaman untuk memberikan vote padanya seperti yang orang lain lakukan.
Jika kamu masih ingin mengirimkan vote padanya setelah ini tak apa. Aku tidak bisa menghentikanmu untuk mendukungnya.
Tapi aku hanya ingin menulis ini agar kalian lebih hati-hati," tulis warganet dengan nama pengguna @/kkaenji_xox
Berisi lirik yang terdengar ambigu namun menyertakan kata Santa dan Allah dinilai melecehkan suatu agama.
Tak hanya agama Islam, agama lain seperti Kristen yang kerap merayakan Natal dan memiliki kepercayaan dengan tokoh Santa yang dipercaya memberikan hadiah di hari Natal juga turut diseret.
Tak hanya melecehkan agama Islam, beberapa warganet juga mengatakan jika lagu tersebut melecehkan umat kristiani.
Namun, pada Selasa (08/08), melalui akun Instagramnya, Yona angkat bicara perihal lagu "SANTALLAH" tersebut.
Baca Juga: SBS Siap Luncurkan Program Audisi Skala Besar Pertama, UNIVERSE TICKET!
Klarifikasi Yona tersebut berisi sebagai berikut,
"Hai semuanya, terimakasih atas dukungan yang kalian berikan. Aku hanya ingin membagikan perasaanku pada kalian.
Karena Bahasa Inggris bukan Bahasa pertamaku, aku juga belum pernah tinggal di negara yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa utama, tolong maafkan aku jika aku membuat kesalahan.
Aku menyadari jika ada beberapa komentar dari salah satu lagu yang mana aku bekontribusi dalam lagu tersebut.
Tujuan utama dari lagu tersebut untuk mendorong seseorang yang kehilangan keberaniannya menggunakan kalimat perumpamaan.
Lagu itu sudah dirilis dalam waktu yang lama, aku tidak menyadari jika lagu itu akan membuat orang lain tersinggung.
Karena itu, aku ingin meminta maaf untuk semuanya yang merasa tersinggung dengan lagunya.
Dan aku juga akan lebih berhati-hati dengan karyaku di masa depan.
Disitu juga ada komentar yang menuduh jika aku merupakan pembenci Muslim, itu tidak benar, aku sakit hati ketika membaca komentar tersebut.
Aku selalu berfikir untuk memperlakukan orang lain dari berbagai latar belakang dengan rasa hormat dan saling menyayangi.
Dan aku juga senang untuk bekerja dengan semua orang dengan berbagai macam kultur.
Itu juga alasan mengapa aku ingin berpartisipasi di Universe Ticket.
Tolong terus mendukungku seiring aku berkembang, terimakasih!" tulisnya melalui pesan di Instagram yang ia bagikan kepada warganet.
Bagaimana menurutmu? Apakah menurutmu lagu tersebut terdengar seperti melecehkan agama lain?











Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.