
Mengejutkan! nama Bobby iKON muncul di dalam buku peringatan 10 tahun karier BTS, netizen bereaksi pro dan kontra terkait hal itu
KPOPCHART.NET - Baru-baru ini BTS merilis sebuah buku yang menceritakan perjalanan karier mereka selama satu dekade, "Beyond the Story: 10-Year Record of BTS".
Seluruh anggotanya turut berpartisipasi untuk menuangkan segala sesuatu yang mereka rasakan di masa lalu.
Buku ini tak hanya mengisahkan sepuluh tahun debut BTS, melainkan juga sebagai pencatat sejarah bahwa mereka telah melalui banyak hal sebelum akhirnya berada di titik saat ini.
Baca Juga: Berani! BTS Sebut Nama Rapper yang Pernah Menghina Mereka di Masa Lalu, Netizen: Tidak Ada yang...
BTS memberikan gambaran sejelas-jelasnya terkait apa saja yang mereka hadapi kala itu, mulai dari penghinaan hingga apresiasi tertinggi.
Mereka juga menceritakan bagaimana grup yang berisikan tujuh anggota itu mampu bertahan hingga akhir, meski sebelumnya sempat berpikir untuk menyudahi segalanya.
Menurut review dari penggemar yang telah membacanya, buku "Beyond the Story: 10-Year Record of BTS" ini mengandung banyak sekali emosional.
Karena setiap paragraf akan menguraikan secara rinci bagaimana peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lampau.
Penggemar BTS juga mengatakan bahwa buku ini adalah sebuah wadah dimana para anggota idolanya menyampaikan isi hati mereka yang selama ini terpendam.
Seperti yang mereka lakukan pada salah satu halaman dimana BTS dengan sangat jelas menyebutkan nama rapper yang sempat menghina mereka di masa lalu, B-Free!
Seperti yang diketahui, anggota BTS yakni RM dan Suga pernah hadir di tengah-tengah sebuah acara dimana B-Free juga ada di sana.
Lalu dengan nada yang tak bersalah, B-Free melontarkan kalimat-kalimat yang seperti merendahkan dua anggota BTS itu.
Namun pada kala itu, RM dan Suga sama sekali tidak memasang wajah tersindir atau marah, mereka hanya tersenyum tipis sembari sesekali menunduk ke bawah.
Meskipun begitu, siapa sangka jika pada kenyataannya RM dan Suga merasa tidak dihormati oleh B-Free dengan kata-kata yang ia lontarkan pada grup K-pop asal agensi BigHit Entertainment itu.
"Namun, beberapa orang seperti B-Free bertindak seolah-olah mereka adalah juri di sebuah audisi, secara terbuka menilai identitas musik grup idola meskipun tidak memiliki otoritas itu," ungkap BTS di dalam bukunya.
Sontak hal ini sempat menarik perhatian publik, melihat bagaimana BTS dengan tanpa rasa takut menyebut nama rapper itu dengan jelas di sana.
Banyak yang mendukung BTS atas pilihan ini, karena dengan menyebut nama orangnya publik akan tahu siapa yang sedang mereka bahas.
Dan sejauh ini belum ada yang melakukan protes akan hal itu, karena memang pada dasarnya B-Free pernah melakukan tindakan sebagaimana yang disebutkan dalam buku BTS.
Kemudian baru-baru ini, netizen kembali dibuat heboh dengan munculnya potongan beberapa paragraf dari buku "Beyond the Story: 10-Year Record of BTS".
Dimana kali ini paragraf tersebut lagi-lagi menyebut nama seseorang yang tak asing di industri musik K-pop, yakni Bobby iKON!
Nama rapper asal YG Entertainment itu ternyata juga turut masuk dalam buku pencatatan sejarah perjalanan karier BTS selama sepuluh tahun.
Dan untuk kali ini, Bobby iKON di-Spill langsung oleh leader BTS yakni Kim Namjoon atau lebih dikenal dengan nama panggungnya RM (Rap Monster).
Jika melihat beberapa tahun kebelakang, Bobby iKON memang pernah dikabarkan terlibat dalam kontroversi dengan beberapa idol, seperti VIXX, Boyfriend, dan RM BTS.
Dan jika menyoroti peristiwa yang terjadi antara Bobby dan RM, hal ini mengerucut pada istilah Hip-hop!
Semuanya bermula dari delapan tahun yang lalu, atau lebih tepatnya pada tahun 2014 silam dimana Bobby ikut berpartisipasi dalam lagu Masta Wu yang berjudul "Come Here".
Baca Juga: Bagaimana Idola K-Pop Bisa Bernyanyi dan Menari Bersamaan? Jungkook BTS Menunjukkan Caranya...
Bagian lirik rap yang dilantunkan oleh Bobby diduga seakan menunjukkan sindiran untuk RM BTS, yang berbunyi; “Mereka memanggilku monster, aku tak pernah menyebutku seperti itu. Jika talenta adalah wajah, maka aku adalah Won Bin di hadapan kaca anti peluru.”
Netizen pun pada saat itu menganggap bahwa lirik tersebut ditunjukkan untuk BTS, dan secara khusus untuk Rap Monster (RM) karena kata-kata "bulletproof" atau 'anti peluru', yang dalam bahasa Korea merupakan "bangtan", serta penyebutan kata "monster".
Dan pada tahun yang sama, ternyata leader BTS itu sedang mempersiapkan diri untuk tampil di acara MAMA 2014 dan melakukan rap bersama Zico dan BlockB.
Baca Juga: BIGHIT MUSIC Umumkan Single Digital Untuk Debut Solo Jungkook BTS, Netizen : Musim Panas?
Kondisi ini diperparah dengan fakta bahwa "Come Here" dirilis pada 2 Desember 2014, tepat satu hari sebelum panggung MAMA; panggung di mana BTS telah dijadwalkan untuk memberikan penampilan pertama di sana.
RM mengaku bahwa dirinya tidak sempat untuk memikirkan tanggapan dari lagu "Come Here" itu.
"Saya terus menderita tentang apakah akan menyebut Bobby di atas panggung atau tidak. Saya tidak bisa tidur di hotel, hanya berpikir, 'Apakah saya harus melakukannya atau tidak? Apakah saya harus melakukannya atau tidak? Apakah saya harus melakukannya atau tidak?' Pikiranku berantakan," ungkap RM dalam buku BTS tersebut.
Di sisi lain, RM menjelaskan terkait peristiwa itu, menurutnya yang dilakukan oleh Bobby iKON sangat berbeda dengan apa yang B-Free lalukan padanya.
Menurut RM dalam buku "Beyond the Story: 10-Year Record of BTS", Bobby menganut budaya hip-hop, di mana para artis 'berkelahi' melalui rap dan diss satu sama lain untuk membuktikan diri.
Terlihat dalam konteks ini, diss Bobby merupakan tantangan bagi idol rapper selain yang sudah ia hormati.
Lirik dari "Come Here" juga secara eksplisit menantang rekan-rekannya untuk berperang melalui kemampuan ngerap.
Baca Juga: Gadis Latin! Gabi BLACKSWAN Ungkap Bagaimana BTS Menjadi Bagian dari Memori K-Pop Pertamanya
RM juga menganggap perbedaan pendapat itu sebagai tantangan teman (battle friend) bukan sebuah penghinaan, dan mengatakan bahwa dia menghormati Bobby.
Menurut RM, BTS sudah melewati segunung perjuangan sekaligus, dan diss hanyalah salah satu di antara tumpukan kesulitan yang mereka lalui.
Kemudian ketika meninjau kembali sesi wawancara RM bersama dengan HIPHOPLAYA pada tahun 2015 silam.
Leader BTS itu mengaku memang sempat menyadari jika beberapa lirik rap yang Bobby lantunkan dalam "Come Here" mengarah kepada grupnya, khsusunya dirinya sendiri yang melekat dengan istilah "Monster".
Dan ternyata RM telah memberikan umpan balik atas diss Bobby itu, yang awalnya ingin menggunakan lirik dari Mixtape di panggung MAMA 2014.
Namun setelah dia mencerna lebih dalam lirik "Come Here" RM memutuskan untuk menggunakan lirik yang berisi balasan untuk Bobby.
RM juga mengatakan bahwa dia dan Bobby kala itu tidak separah dengan apa yang diberitakan oleh media-media.
Karena faktanya mereka tetap saling sapa di belakang panggung, dan bahkan saling memuji penampilan satu sama lain.
Baca Juga: V BTS Kembali Pecahkan Rekor Dengan 'Stigma' di Platform Streaming Musik Global ini!
"Tapi, karena Bobby dan aku sama-sama berada di bawah kategori idol, aku pikir itu jadi kontroversi yang lebih besar. Aku harap banyak orang dapat yang sadar kalau dalam hip-hop, ini adalah cara untuk mengekspresikan diri dan itu wajar," Jawaban RM pada salah satu pertanyaan dari MC HIPHOPLAYA.
Jadi pada intinya, di dalam dunia Hip-hop, aksi battle rap dan diss bukanlah suatu yang harus dipermasalahkan, karena pada dasarnya itu semua hanya serangkaian dari bentuk persahabatan dalam mengukur kemampuan.
Karena pada kenyataannya, RM dan Bobby juga tetap berteman, mereka bahkan tidak mengambil terlalu serius masalah ini.
Baca Juga: Sedang Trending di TikTok, Jin BTS Dirumorkan Segera Menikah Pasca Wajib Militernya Selesai...
Seperti yang diungkapkan oleh salah satu netizen di Twitter.
"Jangan serang Bobby, ini sama seperti tantangan rap lainnya yang para idola lakukan. Baik Namjoon dan Bobby mengetahui hal ini".
Jadi aksi diss sudah mendarah daging pada artis yang menganut sistem Hip-hop seperti RM dan Bobby, sehingga mereka sangat memahami kondisi tersebut.
Dan yang membuat masalah ini menjadi besar yang pada akhirnya berujung kontroversi adalah media yang tidak paham tentang Hip-hop, dan para penggemar yang terlalu fanatik sehingga saling menyudutkan, yang membuat idola mereka seakan-akan harus bertarung atau saling membenci.






Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.