← Back to Blog
ATTRAKTBarbie DreamsJeon Hong JoonFIFTY FIFTY

OST 'Barbie' FIFTY FIFTY Alami Penolakan, KNetz Beri Simpati pada CEO ATTRAKT dan Singgung Hal Ini: Bahkan...

Nabila Sahma Libriyanti · July 7, 2023
OST 'Barbie' FIFTY FIFTY Alami Penolakan, KNetz Beri Simpati pada CEO ATTRAKT dan Singgung Hal Ini: Bahkan...

OST 'Barbie Dreams' tetap dirilis di YouTube FIFTY FIFTY, CEO ATTRAKT tuai banyak simpati KNetz yang singgung hal ini.


KPOPCHART.NET - OST "Barbie Dreams" yang dinyanyian FIFTY FIFTY sudah dirilis pada hari Jumat (07/07) di tengah konflik grup dengan agensi yang sudah mendebutkannya, ATTRAKT.

Meski tak jadi syuting MV karena polemiknya dengan ATTRAKT, lagu yang sudah dinyanyikan FIFTY FIFTY tersebut tetap diunggah di akun YouTube resmi mereka.

Tetap rilis lagu FIFTY FIFTY yang sudah menggugat agensinya sendiri, CEO ATTRAKT Jeon Hong Joon tuai simpati KNetz.

Tak sedikit KNetz yang merasa kasihan dengan CEO ATTRAKT yang tetap mengunggah lagu FIFTY FIFTY setelah disebut tidak kompeten oleh grup besutannya sendiri.

Baca Juga: Dispatch Belum Berhenti Soal Polemik FIFTY FIFTY, Bukti Baru Ini Akan Segera Dibongkar! Netizen: Jadi yang...

Lewat pengadilan pertamanya pada hari Rabu (05/07), FIFTY FIFTY sebut alasannya ingin mengakhiri kontrak dengan ATTRAKT murni atas kesepakatan sendiri dan tanpa campur tangan orang lain.

"Kasus ini berdasarkan agensi yang kurang kompeten. (Pihak ATTRAKT) berbicara tentang pengaruh eksternal, tetapi konfil antara agensi dan perusahaan jasa outsourcing adalah masalah yang perlu diselesaikan secara individual," kata pengacara hukum FIFTY FIFTY.

Sebut ATTRAKT tak berkompeten walau telah menerima investasi dalam jumlah besar, tindakan FIFTY FIFTY di pengadilan dipertanyakan.

"Kami mengajukan pertanyaan tentang kemampuan ATTRAKT dan uang yang diinvestasikan sejauh ini adalah 8 Miliar Won (92,8 Miliar Rupiah),"

Baca Juga: Ditanya Soal Hak Cipta 'Cupid' FIFTY FIFTY, Ahn Sung Il Ogah Buka Suara Lagi Lewat Telepon, KNetz: Kapok ya?

"8 Miliar Won bukanlah jumlah uang yang sedikit, tapi menurut kami terlalu berlebihan untuk membuat klaim berdasarkan spekulasi bahwa sesuatu yang berhasil menarik investasi uang ini tidak memiiki kemampuan," balas pihak ATTRAKT.

Bukan hanya dihianati rekan kerjanya, Jeon Hong Joon disebut KNetz juga ditusuk dari belakang oleh grup yang sudah mereka bimbing dengan susah payah, FIFTY FIFTY.

Bahkan, setelah mendengar pernyataan FIFTY FIFTY di pengadilan CEO ATTRAKT Jeon Hong Joon masih ingin publik memaklumi dan mengatakan bahwa para member tidak bersalah.

"Member tidak melakukan kesalahan apapun. Kami juga ingin menyelesaikan persetujuan secepat mungkin (berdamai),"

Baca Juga: Ada BTS, FIFTY FIFTY sampai TXT, Ini 9 Grup KPop dengan Pendengar Bulanan Terbanyak di Spotify Saat Ini!

"Tapi kami tidak diberikan kesempatan untuk menghubungi mereka. Bahkan melalui perwakilan mereka, kami tidak mendapatkan jawaban apapun. Ada orang di balik mereka," kata ATTRAKT membela FIFTY FIFTY.

Sejumlah iklan dan acara besar sudah dibatalkan, OST "Barbie Dreams" FIFTY FIFTY bahkan menerima banyak penolakan.

KNetz singgung kebaikan hati CEO ATTRAKT yang telah disia-siakan oleh FIFTY FIFTY.

Merasa kasihan dengan CEO ATTRAKT, KNetz singgung keinginan sang CEO untuk berdamai dengan FIFTY FIFTY disebut sangat menyedihkan.

Mengutip dari situs Wikitree, berikut beberapa reaksi KNetz yang beri simpati untuk CEO ATTRAKT dan tak mau dengarkan lagu FIFTY FIFTY lagi:

"Itu menyakiti hatiku, bahkan CEO agensinya masih berusaha..."

"Aku nggak mau dengarkan,"

"Aku bahkan sudah nggak dengarkan lagu 'Cupid' lagi,"

"Aku sangat kasihan dengan pihak agensinya, aku mendukung mereka,"

"Mereka harus debutkan grup baru, orang-orang nggak akan mau dengarkan seluruh member itu lagi (FIFTY FIFTY),"

"Aku merasa kasihan dengan CEO nya, tapi aku nggak mau dengarkan lagu mereka," dan banyak tanggapan KNetz lainnya di situs forum komunitas online.

Sementara itu, konflik FIFTY FIFTY dimulai dari adanya dugaan ATTRAKT dimana ada pihak luar yang ingin merebut grup besutannya tersebut diam-diam.

Nama Warner Musik Korea keluar, label musik tersebut kemudian sebut telah melakukan penawaran uang dalam jumlah besar ke CEO sekaligus produser musik "Cupid", Ahn Sung Il dari The Givers.

Konflik terus berlanjut sampai kepada hak kepemilikan cipta dan pembagian royalti lagu "Cupid" FIFTY FIFTY yang ternyata pihak ATTRAKT disebut Dispatch jadi yang paling dirugikan.

Source: Kpopchart (Promedia RSS)

Comments

Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.

Commenter account

For you

Find