
Knetz beranggapan dengan bocornya rekaman yang diibagikan ATTRAKT, perusahaan Samsung merasa diuntungkan atas masalah FIFTY FIFTY
KPOPCHART.NET - Sebelumnya ATTRAKT merilis rekaman suara terkait kontroversi yang melibatkan FIFTY FIFTY.
ATTRAKT merilis bukti baru rekaman antara The Givers dan CEO Jeon Hong Joon yang ingin membeli FIFTY FIFTY.
Rekaman tersebut tak hanya ATTRAKT yang merilis, Dispatch turut memberikan bukti tersebut yang dimana The Givers memang berniat untuk mencuri FIFTY FIFTY.
Bahkan CEO ATTRAKT sudah kecolongan dalam pencurian lagu "Cupid" FIFTY FIFTY, dimana 95 persen saham dimiliki Ahn Sung Il bukan ATTRAKT.
Padahal ATTRAKT adalah agensi dari FIFTY FIFTY dan CEO Jeon Hong Joon adalah seorang yang membentuk mereka.
pada (3/7), agensi FIFTY FIFTY, ATTRAKT, merilis riwayat panggilan dengan Warner Music Korea.
ATTRAKT mengklaim bahwa, "Bukti intervensi kekuatan eksternal."
Hal ini memperkuat argumen bahwa The Givers yang berpartisipasi dalam produksi album seperti lagu hits "Cupid".
Dan The Givers secara sewenang-wenang mendorong kontrak Rp 231,303,516,600 dengan Warner Music Korea.
Tapi hal itu beberapa kali dibantah oleh The Givers, dan mereka mengklaim bahwa hal tersebut tidak benar.
Namun, setelah bukti rekaman itu disebar publik berpihak kepada ATTRAKT dan tidak mempercayai The Givers.
Pada (6/7), isi panggilan telepon antara CEO The Givers Ahn Sung Il dan CEO ATTRAKT Jeon Hong Joon kembali terungkap.
Isi dari transkip tersebut berisi trik licik Ahn Sung Il untuk mengubah pemegang dari hak cipta lagu FIFTY FIFTY "Cupid", dan sekali lagi publik simpatik kepada CEO ATTRAKT.
Sebagai tanggapan The Givers karena di klaim terkait kontroversi pendaftaran hak cipta "Cupid" dilansir dari Asia Today mengatakan, "Kami mengetahui laporan kecurigaan tapi kami tidak memiliki posisi."
Rekaman panggilan memainkan peran yang menentukan setiap saat terlebih seputar kontrak eksklusif grup FIFTY FIFTY yang semakin intensif.
Baru-baru ini, komunitas online memperhatikan fungsi perekaman panggilan otomatis yang disediakan oleh Samsung Electronics, dengan mengatakan, "Di tengah ini, dia adalah penerima manfaat terbesar dari masalah FIFTY FIFTY dengan agensi."
Knetz menjawab, "Perekaman panggilan otomatis sangat penting untuk pekerja kantoran."
"Fungsi perekaman panggilan sangat diperlukan."
"Bahkan ketika saya ditipu, saya menyelamatkan hidup saya berkat perekaman panggilan."
"Saya selalu melakukan perekaman otomatis karena saya tidak tahu kapan sesuatu akan terjadi."
Baca Juga: Ini Kata Yang Hyun Suk Selaku CEO YG Untuk Debut BABYMONSTER, Lebih Awal Dari Jadwal?
Ponsel Samsung Galaxy Electronics saat ini sedang bersaing dengan Apple iPhone karena fitur berbeda mereka dalam rekaman panggilan telepon.
Diketahui tak hanya Samsung Galaxy, beberapa pihak ketiga juga menyediakan fungsi perekaman panggilan telepon.






Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.