
Dispatch bongkar polemik, The Givers beri peringatan untuk ATTRAKT dan jelaskan posisinya tentang hak cipta lagu FIFTY FIFTY 'Cupid'.
KPOPCHART.NET - Pada hari Selasa (05/07), Dispatch bongkar polemik yang terjadi antara FIFTY FIFTY menyangkut hubungannya dengan agensi ATTRAKT dan The Givers.
Berbagai hal menyangkut permasalahan FIFTY FIFTY dibahas Dispatch mulai dari tindakan perebutan grup yang dilakukan Warner Music Korea dan The Givers dari ATTRAKT, sampai berkenaan dengan hak cipta lagu "Cupid".
Dispatch menyebutkan bahwa lagu "Cupid" merupakan karya dari para pelajar Swedia bernama Adam Von Mentzer, Mac Fellander-Tsai,dan Louise Udin yang kemudian diaransemen oleh Ahn Sung Il, CEO sekaligus produser The Givers.
Dibeli bukan dari uang perusahaan, Ahn Sung Il disebutkan bayar lagu tersebut dengan uang pribadinya sebesar Rp 134.968.500 agar dapat hak cipta Januari 2023 lalu.
Lagu "Cupid" booming secara global, Ahn Sung Il dapat perhatian dan jadi yang paling diuntungkan karena ternyata memiliki hak cipta lagu "Cupid".
Bukan hanya lewat nama agensi, The Givers, Ahn Sung Il ternyata juga dapat keuntungan atas namanya sendiri SIAHN.
Berikut adalah rincian keuntungan pemilik hak cipta lagu "Cupid" yang dirilis Dispatch mengutip dari artikel Kpopchart.net yang dirilis pada hari Selasa (04/06):
Ahn Sung Il (SIAHN) - 28,65 persen
Karyawan B (AHIN) - 4 persen
Song Ja Kyung (Keena) - 0,5 persen
The Givers - 66,85 persen.
Percakapan antara Ahn Sung Il dengan CEO ATTRAKT Jeon Hong Joon juga disinggung Dispatch.
Sangkal dapat keuntungan paling besar, Ahn Sung Il ungkit dirinya hanya pemegang saham minoritas sehingga ungkapnya tak mungkin dapat banyak keuntungan.
"SIAHN, royalti, hak cipta akan sangat besar, selamat," kata Jeon Hong Joon.
"Saya pemegang saham minoritas, jadi tidak akan banyak," balas Ahn Sung Il.
"Aigoo, lain kali buat lebih tinggi sebagai penulis," balas sang CEO ATTRAKT lagi.
Mengaku tak punya banyak dana, Jeon Hong Joon mengatakan bahwa ATTRAKT menerima investasi dari The Givers dan tidak tahu bahwa Ahn Sung Il akan memegang hak cipta lagu "Cupid".
Baca Juga: Video Ini Buat KNetz Mengerti Kenapa 'Cupid' FIFTY FIFTY Populer di Banyak Negara: Lagunya...
"Dana saat itu tidak terlalu bagus, jadi saya meminta Ahn Sung Il untuk mengirimi saya berapa harga lagu itu terlebih dahulu.
Kami menerima sejumlah investasi pada Maret dan mengembalikannya kepada The Givers, ternyata Ahn Sung Il yang memegang hak cipta," kata Jeon Hong Joon.
Beda pernyataan dengan yang pada Jeon Hong Joon, pada tepat hari ini (05/07) Ahn Sung Il tegaskan dirinya memang punya hak atas lagu "Cupid" lewat statement baru The Givers, tetapi dilakukan secara legal.
Ahn Sung Il sangkal klaim ATTRAKT pada Dispatch yang sebut dirinya beli hak cipta "Cupid" tanpa beri informasi terkait.
Menurutnya, Jeon Hong Joon CEO sekaligus produser dari ATTRAKT tak mengerti perbedaan antara hak cipta (copyright) dan hak terkait (neighboring right).
"Saat ini ATTRAKT membutakan publik dengan fakta-fakta yang tidak sesuai. Sangat disayangkan seseorang yang membanggakan dirinya sebagai 'produser veteran 30 tahun' bahkan tidak bisa membedakan antara hak cipta (copyright) dan hak lainnya (neighboring right)," buka The Givers yang dikutip dari MHN Sports.
"'Neighboring Right' adalah hak untuk seseorang yang punya kontribusi dalam meningkatkan nilai hak cipta dan bekerja di bawah pemilik hak cipta, dan itu dilindungi serta berkoordinasi bersama pemegang hal cipta. Dengan kata lain, itu adalah hak dari produser rekaman yang bayar biaya lagu sebesar 9000 Dollar yang diklaim ATTRAKT. The Givers tidak memiliki hak terkait," lanjutnya lagi.
Kemudian Ahn Sung Il lewat statement baru The Givers juga mengatakan bahwa prosedur yang legal atas kepemilikan hak cipta lagu booming FIFTY FIFTY tersebut ia lakukan bahkan sebelum "Cupid" rilis.
"Proses ini terjadi sebelum perilisan Cupid, menyangkut menyederhanakan proses persetujuan prosedural yang panjang dalam rangka promosi global yang akan digunakan dalam banyak cara, seperti mengedit lirik dan komposisi, mixing dalam berbagai versi, dan berkolaborasi dengan artis yang lain.
Untuk melakukannya, itu dilaksanakan melalui proses yang sah melalui produser The Givers. Ini jelas merupakan hak yang diperoleh dalam menjalankan bisnis perusahaan, dan penerbit The Givers memiliki saham penulis luar negeri selain saham Ahn Seong Il yang berpartisipasi langsung dalam karya tersebut,"
Menurut pihak The Givers, ATTRAKT saat ini menyembunyikan beberapa data yang berkaitan dengan klaim-klaim terkait.
"Saat ini, ATTRAKT hanya mengungkapkan sebagian data yang sesuai dengan klaim mereka, mengabaikan konteks-konteks lainnya.
Kendati demikian, alasan kami belum membuat peringatan khusus untuk ATTRAKT sejauh ini adalah karena kami tidak ingin menimbulkan sengketa di luar proses hukum,
dan kami tidak ingin memiliki pengaruh apa pun terhadap sengketa hukum antara ATTRAKT dan artis," tutup The Givers.
Berikut ini adalah full statement yang dirilis The Givers pada hari Selasa (05/06) terkait klaim hak cipta lagu "Cupid" antara agensi mereka, Ahn Sung Il, dan ATTRAKT.
"Menanggapi statement yang dirilis sejak 3 Juli lalu, kami informasikan untuk pihak ATTRAKT dan para jurnalis.
Tolong berhenti melakukan hal yang membingungkan media dan publik dengan fakta yang tak benar, informasi tak bertanggung jawab, dan artikel-artikel spekulasi.
Saat ini ATTRAKT membutakan mata publik dengan fakta-fakta yang tidak sesuai daripada elemen yang benar-benar bersangkutan. Aku harap orang-orang yang membaca ini bisa membuat pilihan bijak.
Sangat disayangkan seseorang yang membanggakan dirinya sebagai 'produser veteran' 30 tahun bahkan tidak bisa membedakan antara hak cipta (copyright) dan hak terkait (neighboring right).
'Neighboring Right' adalah hak untuk seseorang yang punya kontribusi dalam meningkatkan nilai hak cipta dan bekerja di bawah pemilik hak cipta, dan itu dilindungi serta berkoordinasi bersama pemegang hak cipta. Dengan kata lain, itu adalah hak dari produser rekaman yang bayar biaya lagu sebesar 9000 Dollar yang diklaim ATTRAKT. The Givers tidak memiliki hak terkait.
'Copyright' adalah hak orang yang menciptakan karya cipta, dan dalam hal musik, itu mengacu pada hak penulis lirik, komposer, dan arranger. Mengenai hal ini, setelah berdiskusi dengan artis melalui proses hukum, The Givers menandatangani kontrak pengalihan hak, membayar harga, dan mempertahankan hak tersebut.
Proses ini terjadi sebelum perilisan Cupid, dan menyederhanakan proses persetujuan prosedural yang panjang dalam rangka promosi global yang akan digunakan dalam banyak cara, seperti mengedit lirik dan komposisi, mixing dalam berbagai versi, dan berkolaborasi dengan artis yang lain.
Untuk melakukannya, itu dilaksanakan melalui proses yang sah melalui produser The Givers. Ini jelas merupakan hak yang diperoleh dalam menjalankan bisnis perusahaan, dan penerbit The Givers memiliki saham penulis luar negeri selain saham Ahn Seong Il yang berpartisipasi langsung dalam karya tersebut.
Kontrak dan informasi spesifik tidak dapat diungkapkan untuk melindungi informasi pribadi masing-masing pihak, tetapi dalam mengamankan hak, kami memiliki faktur terpisah yang bukan merupakan biaya lagu yang diklaim oleh ATTRAKT,
dan faktur biaya lagu yang dimiliki oleh ATTRAKT dinyatakan sebagai "Biaya Produksi Musik" dan faktur biaya transfer yang dibayarkan oleh The Givers menyatakan 'Biaya Hak Kekayaan Intelektual Musik'. Ini jelas berbeda, dan datanya akan dirilis di pengadilan.
Oleh karena itu, pernyataan bahwa The Givers membeli hak cipta untuk biaya musik yang dibayarkan oleh ATTRAKT jelas salah dan tidak dapat dibuktikan.
Jika itu logikanya, saya ingin mengajukan pertanyaan sebaliknya apakah ATTRAKT memegang hak cipta untuk semua lagu melalui pembayaran biaya lagu untuk album sebelumnya.
Memang benar bahwa The Givers melakukan pra-pembelian lagu tersebut secara langsung tanpa nama ATTRAKT, yang sulit didapatkan karena kurangnya biaya produksi pada saat itu, tetapi dikembalikan setelah dana ATTRAKT pulih.
Saya tidak punya pilihan selain mengungkapkan ketidaksenangan yang besar dan penyesalan mendalam atas klaim palsu yang tidak berdasarkan fakta."
Menurut klausul kerahasiaan antara penulis dan penerbit The Givers, kontrak dan perincian spesifik tidak dapat diungkapkan, tetapi fakta yang dijelaskan sejauh ini akan diklarifikasi dengan jelas di lembaga investigasi dan pengadilan, dan hasilnya akan diumumkan, tetapi tidak akan berubah dari klaim kami.
Saat ini, ATTRAKT hanya mengungkapkan sebagian data yang sesuai dengan klaim mereka, mengabaikan konteks-konteks lainnya. Kendati demikian, alasan kami belum membuat peringatan khusus untuk ATTRAKT sejauh ini adalah karena kami tidak ingin menimbulkan sengketa di luar proses hukum, dan kami tidak ingin memiliki pengaruh apa pun terhadap sengketa hukum antara ATTRAKT dan artis.
Saya harap kalian berhenti bertindak seolah-olah jadi pihak kedua yang tersakiti dengan klaim palsu dan data yang diubah tentang ini. Pernyataan ini merupakan peringatan terakhir dari The Givers, dan akan kami beritahu kembali setelah dengan seksama membuktikan fakta sesuai prosedur hukum.






Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.