Terkait Pro Kontra Perilakunya, Jungkook BTS Klarifikasi Mengenai Kontroversi Ucapan Kasar Saat Siaran Langsung!

Jungkook BTS memberikan klarifikasi dan permohonan maaf terkait kontroversi penggunaan kata kasar saat melakukan siaran langsung baru-baru ini.
KPOPCHART.NET - Jungkook BTS secara resmi memberikan tanggapan terkait kontroversi ucapan kasar yang ia lontarkan saat siaran langsung.
Melalui platform Weverse pada tanggal 8 April pria ini menyampaikan permohonan maaf kepada para penggemar yang merasa tidak nyaman dengan sikapnya.
Jungkook mengaku bahwa secara pribadi ia tidak merasa telah melakukan kesalahan yang sangat besar melalui tindakan yang dilakukannya tersebut.
Ia berpendapat bahwa dirinya bukan seorang pejabat publik dan bahasa yang ia gunakan merupakan hal yang lumrah di dalam industri hiburan saat ini.
Meski demikian ia menyadari bahwa penonton mungkin merasa terganggu karena selama ini ia jarang menunjukkan sisi emosional tersebut di depan umum.
Penyanyi ini berjanji akan lebih menahan diri di masa depan jika memang perilakunya tersebut menimbulkan perasaan kurang nyaman bagi banyak pihak.
Jungkook menegaskan bahwa dirinya tidak ingin memberikan penjelasan lebih lanjut kepada orang-orang yang memang hanya berniat untuk menghujatnya.
Ia menjelaskan bahwa saat kejadian itu berlangsung dirinya sedang merasa sangat bahagia karena momen kembalinya grup BTS ke industri musik.
Bintang dunia ini juga meminta para penggemar setianya yang disebut ARMY untuk tetap mempercayai ketulusan hati yang ia miliki selama ini.
Jungkook menyatakan bahwa ia akan selalu berusaha menjadi lebih baik demi para penggemarnya meskipun terkadang ia melakukan tindakan spontan.
Kontroversi ini bermula pada Februari lalu saat ia melakukan siaran langsung dalam keadaan mabuk dan menunjukkan gestur serta kata-kata kasar.
Setelah dua bulan berlalu Jungkook akhirnya angkat bicara meski ia tetap pada pendiriannya bahwa tindakannya bukanlah sebuah kesalahan fatal.





Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.