NewsPress Release

Suarakan Peduli Lingkungan, Begini Aksi Kreatif Penggemar K-Pop di Depan Gedung HYBE

Jelang Hari Bumi tanggal 22 April, penggemar K-Pop melaksanakan aksi kreatif di depan gedung HYBE Entertainment di Seoul, Korea Selatan, dan mengkritik produksi album serta metode penjualan industri K-pop dan dampaknya terhadap lingkungan.

Menggunakan kostum lebah, sebagai simbol dari dampak krisis iklim, penggemar menarikan lagu BTS di depan tumpukkan album yang tidak terpakai – sebuah aksi kreatif ini bertujuan untuk memberi informasi kepada masyarakat khususnya penggemar K-Pop bagaimana pembelian album secara massal, yang juga didorong oleh industri untuk meningkatkan penjualan, seringkali berakhir menjadi limbah sampah.

Aksi kreatif penggemar di depan gedung HYBE (Foto: Kpop4Planet)

Aksi tersebut merupakan bagian dari kampanye besar Kpop4planet, sebuah platform daring penggemar K-Pop yang tertarik dengan aksi iklim. Dimulai pada bulan Maret, platform tersebut selama satu bulan mengumpulkan album K-Pop yang tidak terpakai dari penggemar di Korea Selatan. Per tanggal 21 April, terdapat 8,027 album yang telah terkumpul. Para aktivis akan mengirimkan album ke masing-masing perusahan hiburan pada tanggal 22, dalam rangka meminta pertanggung jawaban untuk mendaur ulang album tersebut.

Di antara tuntutan mereka, Kpop4planet menyerukan penyediaan opsi album “hijau” kepada industri – seperti opsi untuk hanya menerima unduhan album secara digital – per 2024, sejalan dengan Legally Binding Agreement dari UNEA Internasional untuk mengakhiri polusi plastik yang akan diselesaikan di tahun yang sama.

Kampanye tersebut merupakan lanjutan dari kampanye “No K-pop on a Dead Planet” oleh Kpop4planet, yang menyerukan praktik yang lebih berkelanjutan dalam industri K-pop. Kampanye tersebut telah mencapai lebih dari 10,000 tandatangan dan penggemar yang terdapat di 90 negara. Pada Desember tahun lalu, petisi tersebut telah dikirimkan ke perusahaan hiburan besar termasuk JYP, HYBE, SM, dan YG. Namun, belum ada tanggapan dari perusahaan tersebut hingga hari ini.

“Penggemar K-Pop telah menyuarakan keinginan mereka untuk meminta keberlanjutan dalam industri,” kata Dayeon Lee, aktivis Kpop4planet di Korea Selatan yang mengkoordinasi kampanye ini. “Krisis iklim sudah semakin parah, dan industri hiburan harus melakukan bagiannya dalam mengurangi dampaknya terhadap lingkungan,” sambungnya.

Tumbuhnya kekhawatiran atas naiknya angka limbah plastik
Aksi kreatif penggemar di depan gedung HYBE (Foto: Kpop4Planet)

Dengan meningkatnya popularitas grup seperti BTS dan Blackpink, penjualan album K-Pop di seluruh dunia meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2021, lebih dari 57 juta album K-Pop terjual, meningkat sekitar 37 persen dibandingkan tahun sebelumnya menurut Gaon Music Chart, yang melacak popularitas artis dan lagu di Korea Selatan.

Bagaimanapun, penggemar mengkritisi industri karena mendorong konsumsi album berlebihan. Terdapat penawaran untuk menghadiri fan signings atau pertemuan tatap muka antara penggemar dan idola, atau terdapat photocards dari idola tertentu di dalam album. Hal ini menyebabkan penggemar membeli album yang sama berulang kali.

Banyak album K-pop yang dibungkus menggunakan polyvinyl chloride (PVC), yang tidak dapat terurai. Bahan lainnya seperti kertas pelapis dan CD yang terbuat dari plastik campuran. Secara global, terdapat 850 juta ton dari emisi gas rumah kaca yang berasal dari produksi dan pembakaran plastik, menurut World Wildlife Fund (WWF). Angka tersebut dapat meningkat hingga 2.8 miliar ton pada tahun 2050, yang membuat produksi plastik merupakan salah satu kontributor utama krisis iklim.

Aksi kreatif penggemar di depan gedung HYBE (Foto: Kpop4Planet)

“Saya merasa tidak nyaman membuang banyak album karena tidak dapat menyimpan semuanya di rumah saya,” kata seorang pengguna Twitter dan penggemar grup SEVENTEEN, sincerely_chwe. “Banyak perusahaan yang membuat sedotan dan pembungkus dengan bahan yang lebih berkelanjutan, jadi tidak masuk akal jika industri musik tidak bisa melakukan hal yang sama dan tertinggal jauh di belakang.”

“Penggemar juga mengunggah keprihatinan dan permintaan mereka dalam sebuah papan buletin daring yang dibuat oleh Kpop4planet, beberapa mengatakan “penggemar akan membayar harga yang sama untuk (pilihan yang lebih hijau) dan bayangkan betapa berkurangnya limbah album, terutama CD yang terbuat dari plastik, dan juga sumber daya untuk mengirimkan berkotak-kotak album dan beberapa album berakhir berdebu di dalam rak; hal ini bagus untuk penjualan album tetapi buruk bagi lingkungan.”

Industri musik global bergerak menuju keberlanjutan – tanpa K-pop
Aksi kreatif penggemar di depan gedung HYBE (Foto: Kpop4Planet)

Terdapat beberapa tanda perubahan di dalam industri. iKON, grup dari YG Entertainment akan memproduksi album baru mereka “PLATFORM” menggunakan bahan yang lebih berkelanjutan. Song Min Ho dan Treasure, yang juga di bawah label yang sama, memproduksi album mereka menggunakan bahan daur ulang dan kertas rendah karbon. VICTON, grup di bawah naungan IST Entertainment menambahkan opsi unduhan digital dalam album “Chronograph” mereka yang dirilis Januari lalu.

“Perubahan sedang terjadi tetapi masih belum mendekati standar penggemar,” kata Nurul Sarifah aktivis Kpop4planet di Indonesia. “Industri musik global telah menetapkan net-zero goals yang diselaraskan dengan standar lingkungan. Sebagai pemimpin industri global, industri K-pop juga harus mengikuti tren ini,” lanjutnya.

Label musik seperti Universal Music dan Sony merupakan bagian dari Music Climate Pact dan telah berkomitmen untuk mencapai net-zero pada tahun 2050. Pakta tersebut juga mewajibkan perusahaan untuk menghitung emisi mereka, mendukung artis yang ingin berbicara tentang krisis iklim, dan berkomunikasi dengan penggemar terkait dampak lingkungan dari industri musik.

Kpop4planet adalah sebuah platform global bagi aktivis lingkungan yang diresmikan pada Maret 2021 oleh penggemar K-Pop. Terdiri dari fandom di seluruh dunia, termasuk di Korea Selatan, Indonesia, dan Filipina. (www.kpopchart.net)

Aksi kreatif penggemar di depan gedung HYBE (Video: Kpop4Planet)

Leave your vote

More in:News

0 %

Log In

Or with username:

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.