FeaturedNetizen Room

Yang Hyun Suk dan B.I. Baru Didakwa Atas Kasus Tahun 2016, Begini Reaksi Netizen!

Setelah isu penetapan dakwaan terhadap Yang Hyun Suk dan B.I. dari kantor kejaksaan atas kasus yang menyeret nama mereka di tahun 2016, banyak netizen Korea tampaknya merasa geram.

Berbagai media outlet belakangan kembali dibuat panas dengan kelanjutan dari kasus dugaan pembelian dan penggunaan narkoba B.I. atau Kim Hanbin, yang saat itu merupakan member sekaligus leader boy group iKON yang berada di bawah naungan agensi YG Entertainment.

Kasus ini pada awalnya tidak terselesaikan dengan pengalihan berkas kasus, dimulai dari laporan dari pelapor kepada Komisi Anti Korupsi dan Hak Sipil di bulan Juni 2019. Kasus pada awalnya ditangani oleh Badan Kepolisian Provinsi Gyeonggi Nambu yang kemudian diteruskan ke Kantor Kejaksaan Distrik Suwon di bulan April 2020 dan dilanjutkan penanganannya oleh Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul.

Kasus yang cukup menyita perhatian ini kembali terangkat ke berbagai media setelah kejaksaan selesai menyelidiki kasus selama kurang lebih satu tahun dan mengumumkan dakwaan terhadap B.I. atas dugaan pelanggaran penggunaan narkotikanya dan Yang Hyun Suk yang diduga melakukan ancaman terhadap pelapor.

Karena proses yang panjang tanpa penahanan sejak keduanya diperiksa tahun 2016 silam, beberapa netizen Korea mengungkapkan reaksi mereka dengan menuliskan komentar,

Namun orang-orang ini selalu berhasil keluar dari penuntutan dan kasus-kasus ini akhirnya berubah menjadi debu

Pekerjaan yang begitu cepat dilakukan, hmm? Mengapa tidak menunggu sampai Yang Hyun Suk benar-benar meninggal dan terlahir kembali sebelum kau mendakwanya di lain waktu?

Ini sudah lama terjadi, kenapa baru sekarang? Inilah mengapa ada begitu banyak teori konspirasi. Skandal narkoba seperti ini akan memakan waktu beberapa bulan dari awal hingga akhir, tetapi orang-orang ini mengulurnya hingga bertahun-tahun

Didakwa sekarang untuk sesuatu yang terjadi pada tahun 2016 ha ha ha,” dan masih banyak lainnya. (www.kpopchart.net)