FeaturedIdol & Celeb

Kejaksaan Mendakwa B.I. dan Yang Hyun Suk Atas Pelanggaran Penggunaan Narkotika dan Pengancaman

Dakwaan atas pelanggaran undang-undang terkait kasus B.I. dan Yang Hyun Suk akhirnya terdengar kembali.

Pada tanggal 7 Juni Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul telah menjatuhkan dakwaan kepada B.I. dan Yang Hyun Suk atas kasus yang menyeret nama mantan personel iKON, B.I. dan juga Yang Hyun Suk yang saat itu menjabat sebagai CEO YG Entertainment.

B.I. pada awalnya diduga membeli ganja dan LSD (lysergic acid diethylamide) dari seorang kenalan (yang berikutnya akan diberi inisial ‘A’) di tahun 2016 silam. Tidak hanya membeli, ia juga menggunakannya dan mengakui beberapa kecurigaan tersebut.

Namun pada Februari 2020, rapper dengan nama lengkap Kim Hanbin itu kembali melakukan tes narkoba dan dinyatakan negatif.

Sementara Yang Hyun Suk dicurigai membujuk sekaligus mengancam ‘A’ pada tahun 2016 untuk membalikkan pernyataan mereka tentang B.I. yang saat itu terjerat kasus membeli dan menggunakan obat-obatan terlarang ini, dan juga berusaha menutupi penyelidikan.

Tidak lama setelah bertemu Yang Hyun Suk, ‘A’ mengubah kesaksiannya, dan B.I awalnya dibebaskan dari tuduhan pada saat itu.

Tak sampai di situ, ‘A’ juga mengklaim bahwa penyelidikan terhadap kasus ini ditutup-tutupi oleh pihak kepolisian, karena hubungan keduanya yang erat. ‘A’ juga mengklaim Yang Hyun Suk merupakan orang dibalik disembunyikannya kasus narkoba B.I., meskipun pihak kepolisian telah melihat bukti terkait narkoba.

Dari laporan beberapa media outlet Korea, Yang Hyun Suk membantah keras tuduhan tentang pengancaman, namun jaksa telah memutuskan untuk menegakkan tuduhan tersebut setelah mengajukan pertanyaan kepada ‘A’ dan juga Yang Hyun Suk.

Sidang pertama Yang Hyun Suk telah dijadwalkan dilangsungkan pada tanggal 25 Juni, sedangkan sidang pertama untuk B.I. akan dilaksanakan pada 9 Juli mendatang. (www.kpopchart.net)