Idol & Celeb

Perusahaan Amerika Ini Diduga Rasis Pada BTS Lewat Illustrasi Tak Pantas Bertema ‘Grammy’

BTS diduga menjadi salah satu korban rasisme perusahaan besar dan ternama di Amerika Topps Company.

Seperti yang diketahui, BTS beberapa waktu lalu menjadi artis Korea pertama yang menembus masuk nominasi dalam ajang penghargaan paling bergengsi di industri musik dunia, ‘Grammy Awards’.

Meski sudah berhasil masuk nominasi dengan lagu hits mereka ‘Dynamite’, BTS terpaksa pulang dengan tangan kosong setelah kalah dari Lady Gaga feat. Ariana Grande dengan lagu mereka ‘Rain on Me’ pada kategori Best Pop Duo/Group.

Kegagalan BTS membawa pulang trofi bergengsi dari nominasi pertama mereka di Grammy Awards ini mendapatkan isu yang panas pada saat itu.

Bahkan salah satu perusahaan permen karet terbesar di Amerika, Topps Company yang telah berdiri sejak tahun 1938 membuat sederet series permen karet mengambil tema Grammy dengan menamainya sebagai ‘Shammy Awards’.

Perusahaan kemudian merilis sederet poster ilustrasi dari permen karet mereka untuk masing-masing artis yang menjadi nominasi dan menarik perhatian, salah satunya adalah BTS.

Namun berbeda dengan poster ilustrasi untuk artis lain yang digambarkan dengan baik, poster BTS yang diberi judul ‘BTS Bruisers’ memperlihatkan ketujuh member yang digambarkan sebagai tikus tanah dalam permainan seperti ‘Whac-a-Mole’.

Yang membuat para penggemar berang ialah wajah ketujuh member BTS diilustrasikan dengan wajah babak belur dan ketakutan mencoba bersembunyi dari orang yang memukul mereka dengan piala ‘Grammy’.

Banyak penggemar yang kemudian menyuarakan #RacismIsNotComedy di tengah tagar #StopAsianHate yang tengah memanas lantaran kasus pembantaian di Atlanta, yang mengakibatkan kematian 8 orang, 6 di antaranya merupakan perempuan keturunan Asia. (www.kpopchart.net)

More in:Idol & Celeb

Log In

Or with username:

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.