Pihak Young Lex dan game mobile Three Kingdoms: Hero Legendaris telah menyampaikan permintaan maaf dan klarifikasi mereka.

Sebelumnya Young Lex dan game mobile tersebut merilis sebuah video musik kolaborasi yang berjudul ‘Raja Terakhir’.

Namun, video musik ‘Raja Terakhir’ tersebut langsung menuai kecaman dari para penggemar K-Pop di seluruh dunia, karena banyak bagian yang mirip dengan video musik ‘Lit’ milik Lay EXO.

Setelah menjadi trending topik di Twitter dan menjadi perbincangan panas di kalangan penggemar K-Pop, pihak game Three Kingdoms: Hero Legendaris akhirnya merilis pernyataan resmi mereka.

 

Melalui pernyataan yang dirilis di Instagram, Three Kingdoms: Hero Legendaris mengatakan, “Salam hangat dan selamat sore bagi pembaca sekalian! Kami di sini berterimakasih atas masukan yang kalian berikan terhadap Three Kingdoms: Hero Legendaris. Kami sebagai perusahaan yang meluncurkan game ini, dari awal hingga sekarang selalu menaati setiap persyaratan peluncuran yang diminta oleh pihak Google dan AppStore, dan telah merekomendasikan game kami kepada seluruh gamers di seluruh dunia dengan kualitas dan kreatifitas yang sangat baik.”

“Kami di berbagai wilayah/negara baik dari bintang ikon, lagu mv, iklan dll telah membeli setiap haknya. Di sini tentang lagu MV dari Young Lex, ‘Raja Terakhir’ yang membuat kehebohan saat ini. Perusahaan kami sebagai pengguna lagu ini tidak dapat menjaga dasar yang harus dijaga yaitu perlindungan terhadap bahan iklan ini dan kami menyatakan bersalah. Kami akan memeriksa ulang dan memecat pekerja dari agensi yang bersangkutan. Di sini kami sebagai pihak pembuat juga menyatakan minta maaf kepada Lay Zhang dan juga agensi serta hak pembuatan lagu, berharap pihak tersebut bisa memahaminya.”

“Pada saat kami mengetahui masalah ini, tindakan pertama adalah menghapus semua MV yang ada di media sosial kami dan menghubungi semua pihak yang bersangkutan untuk menghapus berita atau isi yang bersangkutan dengan lagu MV ini. Selanjutnya kami akan membentuk sebuah kelompok untuk mengawasi masalah ini, memperkuat kualitas kami, serta semakin berhati-hati agar masalah ini tidak terjadi lagi. Kami pihak dari perusahaan menyatakan minta maaf terhadap pihak dari Lay Zhang dan agensi, semoga Lay Zhang segalanya bisa lancar selalu. Three Kingdoms: Hero Legendaris Team.”

Tidak hanya pihak game tersebut, Young Lex juga telah merilis video klarifikasinya di YouTube dan pernyataan klarifikasinya di Instagram. Melalui video klarifikasi tersebut, Young Lex mengaku tidak mempunyai kendali atas produksi video musik ‘Raja Terakhir’, karena video musik tersebut dibuat oleh rumah produksi pihak ketiga.

Selain itu, Young Lex juga menegaskan bahwa ia sama sekali tidak menjiplak lagu ‘Raja Terakhir’ dan hanya menggunakan sample beat yang tersedia di internet. Young Lex juga telah menghapus video musik ‘Raja Terakhir’ melalui kanal YouTube miliknya.

Kalian bisa menyaksikan video klarifikasi lengkapnya berikut ini! (www.kpopchart.net)

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Raja Terakhir (@young_lex18)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *