CEO Star Road Entertainment, agensi yang menangani JBJ95 harus menghadapi tuntutan hukum.

Hal ini disebabkan karena agensi tak dapat membayar biaya produksi untuk acara fanmeeting dari JBJ95.

Penyelenggara acara telah menuntut CEO Star Road Entertainment yang tak dapat membayar sekitar 891 Juta Rupiah untuk fanmeeting artisnya.

Fanmeeting Korea-Jepang dari JBJ95 diselenggarakan pada 20 dan 27 Desember tahun lalu. Namun agensi tak dapat membayar sesuai jadwal, yaitu pada 13 Januari 2021.

 

Perwakilan dari agensi Star Road Entertainment juga rilis pernyataan untuk meruluskan berbagai rumor yang telah tersebar.

“Memang benar kami telah dituntut oleh perusahaan ‘A’ karena gagal membayar biaya produksi. Kami tidak dapat memperoleh pendapatan yang cukup dari fan meeting ini, dan agensi sedang berjuang secara finansial karena COVID19. Namun, tuduhan bahwa CEO agensi menyalurkan pendapatan dari acara ini untuk penggunaan pribadi itu tidak benar”, tukasnya.

Mereka juga mengatakan akan mengusahakan yang terbaik untuk membayar seluruh kewajiban mereka kepada perusahaan penyelenggara acara. (www.kpopchart.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *