Acara ‘KBS Gayo Daechukje 2020’ menuai kecaman dari para penggemar SEVENTEEN.

Para penggemar pastinya sudah tahu kalau SEVENTEEN batal tampil di ‘KBS Gayo Daechukje 2020’ pada hari Jumat (18/12) kemarin.

Sebelumnya anggota SEVENTEEN harus menjalani tes karena menggunakan salon yang sama dengan pasien COVID-19.

Pledis Entertainment kemudian menunda seluruh jadwal SEVENTEEN, bahkan seluruh staf juga menjalani tes secara sukarela.

 

Namun, KBS mempunyai pemikiran lain. Menjelang digelarnya ‘KBS Gayo Daechukje 2020’, stasiun televisi tersebut memanggil anggota SEVENTEEN untuk melakukan pre-recording. Hal yang diminta oleh KBS ini tentunya bertolak belakang dengan aturan pencegahan COVID-19 yang ditetapkan oleh pemerintah Korea Selatan.

Kecuali S.Coups yang saat itu hasil tesnya masih belum keluar, 12 anggota SEVENTEEN lain naik ke atas panggung untuk melakukan pre-recording bersama satu orang penari latar yang menggantikan posisi S.Coups.

Perwakilan dari otoritas kesehatan mengatakan kepada Dispatch, “Meskipun dinyatakan negatif COVID-19, lebih baik untuk melakukan karantina mandiri. Terlebih lagi, harus menghindari tempat keramaian.”

Setelah melakukan geladi, anggota SEVENTEEN menunggu di ruangan mereka dengan make up dan pakaian lengkap. Namun, hasil tes S.Coups tidak kunjung keluar hingga detik terakhir, sehingga pihak KBS akhirnya membatalkan penampilan mereka. SEVENTEEN harus menunggu selama 4 jam sebelum mereka diperbolehkan pulang oleh pihak KBS.

Mengetahui hal itu, banyak dari penggemar SEVENTEEN yang melayangkan kritikan keras mereka kepada pihak KBS karena dianggap telah memperlakukan SEVENTEEN dengan buruk bahkan tidak memperhatikan protokol pencegahan COVID-19 yang ditetapkan oleh pemerintah.

Sebagai bentuk protes, para penggemar beramai-ramai membuat trending topik menggunakan tagar #KBSApologizeToSeventeen yang saat ini sudah mendapatkan lebih dari 100 ribu cuitan di Twitter. (www.kpopchart.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *