SM Entertainment diduga telah membayar seniman Jerman yang sebelumnya menuding video musik aespa telah menjiplak karyanya.

Para penggemar pastinya masih ingat kalau pada pekan lalu terdapat seorang seniman asal Jerman, Timo Helgert, yang menuding video musik ‘Black Mamba’ aespa telah menjiplak hasil karyanya.

Saat itu ia menuliskan, “Mereka tidak meminta izin dariku dan aku tidak mengerjakannya. Sepertinya mereka menjiplaknya,” seraya membandingkan teaser video musik ‘Black Mamba’ dengan dua hasil karyanya.

 

Kini sekitar 10 hari setelah klaim plagiarisme tersebut, Timo Helgert kembali mengunggah postingan terbaru di Instagram Story.

Melalui postingan kali ini, seniman asal Jerman tersebut menuliskan, “Halo penggemar K-Pop, aku ingin membuat story ini untuk memberikan klarifikasi mengenai diskusi belakangan ini di berbagai website.”

“Sutradara MV aespa dan aku sudah saling berkomunikasi dan kami saling memahami proses kreativitas masing-masing. Aku mendukung aespa dan aku mengharapkan yang terbaik untuk debut mereka!” tulisnya.

Setelah mendapatkan pernyataan tersebut, banyak dari netizen Korea yang menduga kalau seniman Jerman tersebut telah menerima sejumlah uang dari pihak SM Entertainment.

Seperti komentar netizen Korea yang terlihat di situs theqoo:

“SM menjiplak dulu, baru setelah itu membayar senimannya,”

“Mereka seharusnya membayar artisnya terlebih dahulu kalau tidak bisa lebih kreatif,”

“SM benar-benar menyelesaikan segala masalah dengan uang,”

“Kira-kira berapa banyak SM membayar seniman itu ya?”

“Mereka seharusnya bekerja sama dengan seniman itu sejak awal,” dan beragam komentar lainnya. (www.kpopchart.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *