Para penggemar K-Pop di Indonesia saat ini sedang beramai-ramai membuat trending topik di Twitter dengan tagar #SavePapuaForest dan #SaveHutanIndonesia.

Aksi ini mulai digelar setelah media BBC News baru-baru ini mengungkap hasil investigasi terkait pembakaran lahan yang terjadi di Papua.

Berdasarkan hasil penyelidikan oleh para peneliti dari Forensic Architecture yang berbasis di Goldsmith University, Inggris, kebakaran yang terjadi di lahan sawit Korindo Group di Papua terbukti dilakukan dengan sengaja.

“Kami menemukan bahwa pola, arah dan kecepatan pergerakan api sangat cocok dengan pola, kecepatan, arah pembukaan lahan. Ini menunjukkan bahwa kebakaran dilakukan dengan sengaja,” ujar peneliti senior Forensic Architecture, Samaneh Moafi, seperti yang dilansir dari BBC News.

 

Saat dihubungi oleh pihak BBC, Korindo bersikukuh bahwa perluasan lahan bukan dilakukan dengan cara pembakaran lahan, melainkan dengan menggunakan alat berat. Mereka juga menegaskan bahwa kebakaran lahan di hutan tersebut terjadi karena kemarau panjang.

Selain itu Korindo juga mengklaim bahwa kebakaran di area tersebut dipicu karena warga setempat yang berburu tikus tanah. Korindo menyebutkan bahwa aksi tersebut menyebabkan kerugian finansial yang besar bagi mereka.

Namun, berbeda dengan pernyataan warga setempat yang memberikan kesaksian bahwa mereka melihat para pekerja di perusahaan tersebut dengan sengaja mengumpulkan kayu dan membakarnya dengan solar.

Mengetahui berita tersebut, para penggemar K-Pop di Indonesia yang biasanya menguasai daftar trending topik di Twitter langsung berbondong-bondong membuat cuitan dengan menggunakan tagar #SaveHutanIndonesia, #SaveHutanPapua, #SavePapuaForest dan #SavePapua.

Saat artikel ini dituliskan, tagar #SavePapuaForest dan #SaveHutanIndonesia sedang bertengger di peringkat pertama dan kedua trending topik di Indonesia.

Hal ini tentunya menjadi salah satu bukti sikap nasionalis yang ditunjukkan oleh para penggemar K-Pop tanah air. (www.kpopchart.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *