Setelah sebelumnya seniman asal Jerman, Timo Helgert, kini giliran seniman lainnya yang menuding penata artistik aespa telah menjiplak hasil karyanya.

Pada 22 November 2020 lalu, aespa tampil di program musik ‘Inkigayo’ dengan membawakan lagu debut mereka yang berjudul ‘Black Mamba’.

Beberapa hari setelah penampilan tersebut, kini pada hari Jumat (27/11) seorang seniman asal Los Angeles, Blake Kathryn membandingkan set panggung aespa di program ‘Inkigayo’ dengan hasil desain miliknya.

Seraya mengunggah foto tersebut di Instagram, Blake Kathryn menuliskan, “Sangat kecewa melihat pekerjaanku dijiplak mentah-mentah oleh SM. Aku sudah lama ingin bekerja sama dengan artis K-Pop, sayangnya pencuri datang lebih dulu.”

 

Melalui Instagram Story, seniman tersebut juga menuliskan, “Sangat putus asa melihat tim aespa menjiplak pekerjaanku. Ini sangat mencolok dari mulai desain sampai sudut kamera.”

“Dan tolong ketahui, aku sama sekali tidak menyalahkan aespa. Aku mengerti bagaimana industri musik bekerja. Aku ingin pihak manajemen dan tim yang bersangkutan untuk bertanggung jawab, aku minta maaf kepada aespa yang harus mendengarkan hal ini,” tulisnya.

Bagaimana pendapat kamu soal tudingan plagiarisme ini? (www.kpopchart.net)

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh (@blakekathryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *