Para penggemar BTS di Korea Selatan atau yang biasa disebut dengan ARMY melakukan aksi boikot terhadap konser Big Hit Labels.

Sebelumnya Big Hit Labels telah mengungkapkan rencana mereka untuk menggelar konser akhir tahun yang bertajuk ‘2021 NEW YEAR’S EVE LIVE presented by Weverse’.

Berbagai artis yang telah dikonfirmasi akan tampil dalam konser tersebut ialah NU’EST, BTS, GFRIEND, TXT, ENHYPEN, Lee Hyun dan Bumzu.

Namun, ternyata banyak dari penggemar di Korea Selatan yang merasa tidak setuju dengan konser akhir tahun tersebut.

 

BTS Gallery Fan Union kemudian menjabarkan berbagai alasan mereka untuk menolak konser tersebut dan mengancam akan menggelar aksi boikot jika konser tersebut tetap digelar.

Alasan pertama ialah penggemar tidak terima jika ini menjadi konser offline pertama yang digelar oleh BTS sejak pandemi. Mereka ingin agar BTS menggelar konser pertama sejak pandemi dalam skala yang besar dan menggelar konser solo alih-alih konser bersama.

Alasan kedua, konser ini menghadirkan artis-artis yang tidak bernaung di bawah agensi yang sama dalam waktu yang lama. Tidak seperti konser keluarga agensi lain, para penyanyi di bawah naungan Big Hit Labels hanya dikumpulkan dalam waktu singkat dengan tujuan pengembangan bisnis.

Alasan ketiga, harga tiket konser ini terlalu mahal. Tiket konser akhir tahun tersebut dijual seharga 270 ribu Won (3,4 juta Rupiah). Padahal sebelumnya tiket konser BTS ataupun tiket konser artis lainnya tidak pernah dijual dengan harga semahal itu.

Alasan keempat, ialah penjualan tiket dengan cara undian. Untuk mendapatkan tiketnya harus mengikuti jalur undian, dan itu hanya terbatas pada fanclub resmi.

BTS Gallery Fan Union menyatakan bahwa mereka dengan tegas menentang BTS untuk berpartisipasi di konser ‘2021 NEW YEAR’S EVE LIVE presented by Weverse’.

Bagaimana pendapat kamu dengan aksi boikot yang dilakukan oleh penggemar BTS di Korea Selatan ini? (www.kpopchart.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *