Mantan personel Stray Kids, Woojin kembali menjadi perbincangan panas di kalangan para penggemar K-Pop.

Sebelumnya mantan idol JYP Entertainment dituduh telah melakukan pelecehan seksual terhadap korban wanita di klub malam.

Woojin kemudian langsung membantah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa agensi barunya akan mengambil tindakan hukum atas pencemaran nama baik.

Setelah membaca pernyataan darinya, para penggemar mulai menyelidiki agensi barunya yang bernama 10X Entertainment.

 

Namun, para penggemar kemudian menemukan kejanggalan karena akun Twitter agensi tersebut baru dibuat pada 8 September 2020, hari di mana tuduhan pelecehan seksualnya mulai bertebaran di internet. Akun Twitter agensi tersebut juga hanya mengikuti akun Twitter pribadi milik Woojin.

Tidak sampai di situ, sebuah label dengan nama yang sama kemudian mengkonfirmasi kalau mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan Woojin. Mereka mengaku hanyalah sebuah DJ lokal yang berbasis di Chicago.

Para penggemar juga menemukan keanehan pada logo agensi 10X Entertainment di Twitter, yang ternyata sama persis dengan logo perusahaan furnitur asal Argentina, Hanford.

Website dari agensi 10X Entertainment juga ini terlihat dibuat dengan sangat terburu-buru dan tidak didesain secara profesional. Ketika para penggemar mencari kata kunci 10X Entertainment di Google atau Naver, mereka juga tidak mendapatkan informasi yang relevan mengenai agensi tersebut.

Karena berbagai bukti tersebut, para penggemar semakin yakin kalau Woojin sudah berbohong soal agensi barunya dan ia diduga telah berbohong dalam rangka untuk melindungi dirinya sendiri. (www.kpopchart.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *