Big Hit Entertainment telah memberikan bocoran mereka terkait rencana wajib militer Jin BTS.

Pada hari Rabu (02/09) kemarin Big Hit Entertainment mengirimkan laporan saham kepada Financial Services Commission usai terdaftar di Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI).

Melalui laporan tersebut, Big Hit Entertainment memberikan informasi terkait rencana wajib militer anggota BTS, yang nantinya tentunya dapat mempengaruhi harga saham setelah IPO atau go public.

Bagian yang paling menarik perhatian ialah rencana wajib militer anggota tertua BTS, yang tidak lain ialah Jin. Seperti yang dituliskan dalam laporan tersebut, “BTS adalah grup yang memiliki anggota kelahiran 1992 hingga 1997 dan semuanya bisa menjalani wajib militer sebagai tentara aktif. Kami yakin bisa menunda rencana wajib militer Jin sampai akhir tahun 2021.”

 

Big Hit menambahkan, “Untuk mengantisipasi berbagai hal seperti wajib militer, sakit atau kecelakaan, kami terus memperluas penjualan merchandise dan konten video yang tidak melibatkan aktivitas sang artis secara langsung.”

“Dalam rangka untuk mengurangi berkurangnya penjualan akibat adanya kekosongan aktivitas artis besar, kami berencana untuk mempersiapkan banyak konten pra-produksi, seperti konten video album dan manajemen artis yang fleksibel bagi anggota yang sedang aktif,” jelas agensi.

Sebelumnya valuasi Big Hit Entertainment setelah IPO diperkirakan bisa mencapai angka 4 triliun Won atau sekitar 50 triliun Rupiah untuk kurs saat ini. (www.kpopchart.net)