Belakangan ini banyak idol K-Pop yang merilis lagu dalam bahasa Inggris.

Hal ini mulai menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen Korea Selatan, setelah beberapa idol K-Pop besar seperti BTS, BLACKPINK, MONSTA X hingga SuperM merilis lagu dalam bahasa Inggris.

Sebagaimana yang penggemar ketahui, belum lama ini BTS merilis lagu berbahasa Inggris pertama mereka yang berjudul ‘Dynamite’.

Selain BTS, BLACKPINK juga merilis lagu ‘Ice Cream’ bersama Selena Gomez yang sebagian besar liriknya dalam bahasa Inggris. Begitu juga dengan SuperM yang merilis lagu ‘100’ dengan sebagian besar lirik berbahasa Inggris.

 

Selain ketiga grup K-Pop tersebut, MONSTA X juga dikenal sebagai salah satu grup K-Pop yang sering merilis lagu dalam bahasa Inggris.

Hal ini kemudian menjadi sorotan netizen Korea Selatan, yang memperdebatkan tentang makna dari K-Pop itu sendiri.

Sebagian dari netizen Korea beranggapan kalau lagu K-Pop harus dinyanyikan dalam bahasa Korea. Sehingga tidak sedikit yang beranggapan kalau saat ini K-Pop sudah mulai kehilangan identitasnya.

Seperti komentar netizen Korea yang terlihat di situs theqoo:

“K-Pop adalah genre musik Korea. Kalau tidak dinyanyikan dalam bahasa Korea, berarti bukan K-Pop,”

“Bahasa itu paling penting,”

“Aku tidak peduli dengan yang lain, tapi mereka harus bernyanyi dengan bahasa Korea,”

“K-Pop adalah orang Korea bernyanyi dengan bahasa Korea,”

“Paling tidak bahasa Korea adalah yang paling penting di dalam K-Pop,”

“Menurut pendapatku, K-Pop harus dinyanyikan dengan bahasa Korea,” dan masih banyak lagi komentar senada lainnya.

Bagaimana pendapat kalian mengenai hal ini? (www.kpopchart.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *