Permintaan The Rose untuk mengakhiri kontrak eksklusif mereka dengan agensi telah ditolak oleh pengadilan.

Pada bulan Februari 2020 lalu band The Rose mengajukan permintaan pemutusan kontrak dengan agensi J & STAR Company.

Permintaan pemutusan kontrak tersebut diajukan oleh The Rose karena masalah yang meliputi jadwal mereka hingga pembayaran gaji yang tidak jelas oleh agensi. Saat itu agensi membantah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa mereka akan menggugat balik anggota The Rose.

Kini pada hari Senin (31/08) pihak agensi J & STAR Company mengatakan, “Pada bulan Maret tahun ini, The Rose mengajukan permintaan pemutusan kontrak, dengan menyertakan berbagai alasan mulai dari masalah pembayaran, rusaknya kepercayaan terhadap agensi, dan pelanggaran kontrak eksklusif. Namun, pengadilan telah menolak permintaan tersebut.”

 

 “Saat ini kami tengah mengambil langkah arbitrasi melalui Korean Commercial Arbitration Board. Kami berusaha menyelesaikan masalah ini dengan cara yang bersahabat,” tambah agensi.

The Rose sendiri baru saja merilis lagu terbaru mereka yang berjudul ‘Black Rose’ pada 24 Agustus 2020 lalu. (www.kpopchart.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *