Lee Jeong Hoon baru-baru ini memberikan klarifikasinya setelah dituding mengabaikan Jennie BLACKPINK.

Pada hari Selasa (14/01) kemarin Lee Jeong Hoon berperan sebagai MC dalam acara fan meeting BLACKPINK di Jakarta yang bertajuk ‘Awesome Live With BLACKPINK’.

Namun, selama event berlangsung para penggemar menyadari kalau Jennie terlihat murung dan ingin menangis.

Di saat yang bersamaan para penggemar juga merasa kalau Lee Jeong Hoon sering mengabaikan Jennie ketika sedang berinteraksi dengan anggota BLACKPINK. Sehingga banyak penggemar yang kecewa dengan sang MC karena ia dianggap telah bersikap tidak profesional kepada personel BLACKPINK tersebut.

Selain itu penggemar internasional juga mengatakan bahwa selama siaran langsung, banyak netizen yang menuliskan komentar hujatan kepada Jennie, sehingga membuatnya semakin merasa sedih.

Buntut dari kontroversi tersebut, para BLINK di seluruh dunia menggelar aksi protes di Twitter dengan membuat tagar #JennieDeservesBetter dan #BOYCOTTSamsungIndonesia. Bahkan banyak BLINK internasional yang meminta agar BLACKPINK tidak datang lagi ke Indonesia.

Setelah mendapat banyak komentar kecaman dari BLINK, Lee Jeong Hoon langsung membuat klarifikasi melalui akun Instagram miliknya. Ia menuliskan, “Pertama-tama aku katakan terima kasih untuk semua dukungannya dan maaf untuk semua kesalahpahaman, dan tanpa ingin menjatuhkan pihak mana pun (semua pihak yang bekerja).”

“Aku mencoba yang terbaik untuk menjawab semua pertanyaan. Kalian semua tahu ini adalah acara besar dengan merek besar dan perusahaan besar juga. Semua kata-kata yang aku ucapkan berdasarkan naskah yang disediakan.”

“Semua pidatoku, pertanyaanku atau siapa yang mendapat pertanyaanku berada di bawah wewenang penyelenggara. Aku hanya mengeluarkan kata-kata di atas panggung yang telah diatur dari penyelenggara dan prompter yang di depan mataku.”

“Sebenarnya itu adalah permintaan dari para bintang tamu untuk tidak terlalu banyak bertanya karena kondisi para anggota yang sedang tidak fit. Karena durasi program yang terlalu padat, oleh karena itu pihak berwenang memintaku untuk bertanya sesuai kebutuhan dan tidak semua anggota mendapatkan setiap pertanyaan, dan aku sangat menghargai bintang tamu.”

 

“Bahkan jika aku berada di posisi bintang tamu, aku akan mengerti ketika kondisinya tidak terlalu fit, aku harap kalian memahami kondisi kami semua yang kalian sebut atau yang ada di belakang panggung.”

“Dan pertanyaan lainnya, mengapa tidak ada terjemahan bahasa Indonesia, karena permintaan dari pihak berwenang untuk segmen unboxing dengan bintang tamu hanya dengan menggunakan bahasa Korea saja,” pungkasnya. (www.kpopchart.net)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *