Dua personel TRCNG, Wooyeop dan Taeseon dikabarkan telah menggugat agensi TS Entertainment

Pengacara dari dua anggota TRCNG tersebut pada hari Senin (18/11) mengumumkan bahwa keduanya telah mengajukan gugatan kepada pihak agensi.

Seperti yang ia sampaikan, “Pada 4 November, Wooyeop dan Taeseon mengirimkan pembatalan kontrak kepada agensi TS Entertainment. Mereka juga mengajukan laporan kepada Kantor Polisi Seoul yang menyatakan bahwa direktur Park Sang Hyun dan dua staf lainnya sering melakukan kekerasan terhadap anak-anak dan melakukan tindak kekerasan khusus.”

Menurut keduanya, Park Sang Hyun sering memerintahkan mereka untuk berlatih koreografi tanpa boleh tidur sehingga membuat keduanya tidak bisa pergi ke sekolah. Ia juga seringkali memukul para anggota dan agensi tidak mengambil tindakan apapun meskipun anggota TRCNG mengalami cedera selama berlatih.

 

Anggota TRCNG juga dipaksa untuk tinggal di asrama tanpa menyediakan makanan serta tidak membayar listrik dan air, sehingga membuat orang tua dari anggota membayar biaya tagihan tersebut.

Wooyeop juga mengaku dipukul menggunakan kursi besi pada 10 Juni oleh Yoon, dan ia harus pergi ke ruang gawat darurat seorang diri. Ia harus mendapatkan perawatan selama 14 hari, dan ketika harus pulang pergi ke rumah sakit tanpa bantuan agensi, ia harus masuk ke rumah sakit lain karena mengalami demam tinggi.

Bahkan setelah ia keluar dari rumah sakit, manajer tidak percaya kalau ia sakit karena dipukul, alih-alih menuduhnya minum-minum dan bertemu wanita. Pegawai agensi juga dikabarkan mengambil uang senilai 1,2 juta Won darinya.

Taeseon juga sering dipukul atau diteriaki karena ia adalah seorang leader. Setiap kali ia ditegur, ia selalu dipukul di bagian kepala dan dimaki. Ia juga menjadi saksi ketika Wooyeop dipukuli oleh staf agensi dengan menggunakan kursi besi.

Untuk sementara masih belum ada pernyataan resmi dari pihak agensi TS Entertainment terkait gugatan tersebut. (www.kpopchart.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *