Polisi memberikan pernyataan terbaru mereka mengenai hasil penyelidikan terhadap kasus dugaan penyediaan jasa prostitusi Yang Hyun Suk.

Sebelumnya mantan bos YG Entertainment tersebut sempat diduga telah menyediakan jasa prostitusi untuk para investor dari luar negeri.

Kini pihak kepolisian menyatakan, “Tidak ada saksi yang menyatakan adanya hubungan seksual yang dilakukan di Korea pada 9 Juli 2014. Namun ada saksi yang mengatakan bahwa hubungan seksual dilakukan di luar negeri pada Oktober 2014. Namun sangat sulit untuk menetapkan hal itu sebagai tindakan prostitusi, setelah mengumpukan pernyataan dari para saksi dan karena perjalanan yang mereka lakukan seperti liburan biasa.”

Setelah memeriksa catatan keuangan YG Entertainment, polisi mengaku bahwa mereka memang menemukan adanya transaksi keuangan, namun jumlahnya tidak cukup untuk membuktikan adanya penyediaan jasa prostitusi.

Selain itu mulai dari bulan Juli hingga Oktober 2014 memang terdapat catatan yang membuktikan Yang Hyun Suk bertemu dengan investor dari Asia Tenggara. Namun tidak ada bukti yang berhubungan langsung dengan prostitusi. Setelah diselidiki, polisi juga menemukan bahwa hiburan yang didapatkan oleh para investor ketika berkunjung ke Korea berasal dari kantong mereka sendiri, dan bukan dari pihak YG Entertainment.

Terakhir polisi mengatakan, “Karena masalah undang-undang pembatasan, kami menyerahkan berkas kepada jaksa berdasarkan hasil investigasi hingga kini. Jaksa akan membuat keputusan akhir melalui penyelidikan lebih lanjut,” ungkap pihak kepolisian. (www.kpopchart.net)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *